Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat disiplin dalam mengelola sampah menyusul kebakaran di lokasi pembuangan sampah diduga ilegal di Kramat Jati, Jakarta Timur, yang menewaskan seorang petugas pemadam kebakaran pada Sabtu (1/8).
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim menyampaikan duka cita atas gugurnya Kepala Regu Sektor Cipayung Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Andriyono, saat bertugas pada Sabtu (1/8). Almarhum telah dimakamkan pada Minggu (2/8) pagi.
"Pemprov DKI Jakarta menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya salah seorang anggota Gulkarmat Jakarta Timur dalam upaya pemadaman kebakaran di lokasi pembuangan sampah ilegal di Kramat Jati, Jakarta Timur," kata Chico dalam keterangan tertulis, Minggu (2/8).
Chico mengatakan, tim Gulkarmat Jakarta Timur masih terus berupaya memadamkan api hingga Minggu. Peristiwa tersebut, menurut dia, menjadi pengingat bahwa praktik membuang dan menumpuk sampah secara ilegal dapat memicu dampak serius.
"Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi seluruh warga. Membuang dan menumpuk sampah secara ilegal bukan hanya mencemari lingkungan, mengganggu kesehatan, dan merusak estetika kota, tetapi juga berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama di musim kemarau seperti saat ini," ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta telah menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 yang mengatur disiplin pengelolaan sampah. Selain itu, tindakan membuang dan menumpuk sampah secara ilegal juga melanggar Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, serta sejumlah peraturan daerah dan peraturan gubernur yang berlaku.
Karena itu, Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk membuang sampah pada fasilitas yang telah disediakan dan mengikuti jadwal pengangkutan sampah.
"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk disiplin dalam mengelola sampah rumah tangga maupun jenis sampah lainnya. Gunakan fasilitas yang telah disediakan, ikuti jadwal pengangkutan, dan jangan buang sampah sembarangan. Kepedulian kecil dari setiap warga akan berdampak besar bagi keselamatan bersama dan kualitas lingkungan Jakarta," kata dia.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas Gulkarmat yang masih bertugas menangani kebakaran tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas Gulkarmat yang terus bekerja dengan penuh pengabdian. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujar Chico.
Sebelumnya, tumpukan sampah di kawasan Jalan Penggilingan Baru, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, terbakar pada Sabtu (1/8) sekitar pukul 07.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu pembakaran ban di area tempat pembuangan sampah yang diduga ilegal.
Dalam proses pemadaman, Kepala Regu Sektor Cipayung Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Andriyono, meninggal dunia saat bertugas. Api berhasil dilokalisasi pada Minggu (2/8) pukul 11.35 WIB, kemudian petugas melanjutkan proses pendinginan mulai pukul 13.15 WIB.





