Tak Main-main, Iran Anggap Semua Jenis Ancaman Musuh Nyata dan Bakal Direspon Serius

viva.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Pertahanan sementara Iran, Brigadir Jenderal Majid Ebn-e-Reza mengatakan, negaranya akan menganggap setiap ancaman dari pihak musuh sebagai ancaman yang nyata, dan layak mendapat perhatian serius.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ebn-e-Reza melalui pesan yang diunggah di akun media sosialnya pada Minggu, 2 Agustus 2026, sebagai tanggapan atas ancaman dari pihak yang disebutnya sebagai musuh.

Baca Juga :
Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran
Putra Mahkota Arab Saudi Khawatir soal Rencana Serangan AS ke Iran

“Pernyataan musuh baru-baru ini, meskipun disampaikan dalam kerangka operasi psikologis dan perang kognitif, tetap kami pandang sebagai ancaman yang nyata dan kredibel,” tulis Reza.

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih
Photo :
  • White House

Dia menegaskan bahwa Iran tidak akan lengah ataupun bersikap pasif.

“Kami menjadikan setiap ancaman sebagai dasar untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat pencegahan, dan mengembangkan kemampuan kami,” ujarnya.

Pernyataan menteri Iran itu muncul setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, membatalkan rencana serangan terhadap infrastruktur energi Iran.

Hal itu menyusul peringatan keras dari para pejabat Iran, bahwa setiap agresi baru dari AS maupun Israel akan dibalas secara tegas.

Sebelumnya pada Sabtu malam, 1 Agustus 2026, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan, Teheran tetap siap mempertahankan kedaulatan, integritas wilayah, dan keamanan nasionalnya.

“Setiap tindakan permusuhan oleh Amerika Serikat atau Israel, maupun keterlibatan atau kerja sama oleh negara-negara kawasan dalam tindakan semacam itu, akan mendapat respons yang tegas dan proporsional dari angkatan bersenjata Iran yang kuat,” ujar Araghchi. (Ant).

Baca Juga :
Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah
AS Kembali Serang Iran
AS Kembali Serang Wilayah Iran dekat Perbatasan Irak

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pejalan kaki nilai "zebra cross" lebih mendesak dibanding bangun JPO
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
John Herdman: Laga lawan Vietnam peluang Indonesia ambil kendali grup
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Ajang Lari Donasikan 1.500 Bibit Pohon untuk Konservasi Gunung Gede Pangrango
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Makin Banyak Orang Tinggalkan Facelift Operasi, Ini Alasan Prosedur Minim Invasif Naik Daun
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Kopilot Malaysia Kurir Ekstasi Hendak Lewati Fast Track, tapi Dicegat Bea Cukai
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.