Kapan Harus Periksa Mata ke Dokter? Ini 7 Tanda yang Jangan Diabaikan

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Mata merupakan salah satu indera yang memiliki peran penting dalam menjalani aktivitas sehari hari. Namun, tidak sedikit orang yang baru memeriksakan kondisi matanya ketika keluhan sudah terasa mengganggu atau bahkan memengaruhi kemampuan melihat. 

Padahal, berbagai gangguan mata dapat berkembang secara perlahan tanpa menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal.

Baca Juga :
Mitos atau Fakta? Diabetes Juga Bisa Berdampak Pada Penglihatan
Penglihatan Buram Belum Tentu Katarak, Bisa Jadi karena Pengaruh Diabetes

Pemeriksaan mata secara rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi masalah sejak dini. Selain membantu menjaga kesehatan mata, pemeriksaan juga memungkinkan dokter memberikan penanganan yang tepat sebelum kondisi berkembang menjadi lebih serius. 

Sebab itu, penting bagi Anda untuk mengenali tanda-tanda yang tidak boleh diabaikan dan menjadi alasan untuk segera berkonsultasi dengan dokter mata. Berikut informasi selengkapnya, seperti dihimpun Viva pada Senin, 3 Agustus 2026.

1. Penglihatan mulai buram

Penglihatan buram merupakan salah satu keluhan yang paling sering dialami. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari gangguan refraksi seperti rabun jauh dan rabun dekat hingga penyakit mata seperti katarak atau gangguan pada retina.

Apabila penglihatan buram tidak membaik setelah beristirahat atau justru semakin sering terjadi, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan mata agar penyebabnya dapat diketahui.

2. Mata terasa nyeri

Rasa nyeri pada mata bukanlah kondisi yang normal, terutama jika disertai sakit kepala, mual, mata merah, atau penurunan penglihatan.

Nyeri mata dapat menjadi tanda adanya infeksi, cedera, peradangan, hingga kondisi yang membutuhkan penanganan segera. Jangan menunda pemeriksaan apabila keluhan berlangsung terus menerus atau semakin berat.

3. Mata merah tidak kunjung hilang

Mata merah memang dapat disebabkan oleh iritasi ringan atau kurang tidur. Namun, jika kondisi tersebut berlangsung selama beberapa hari, disertai nyeri, keluar cairan, atau penglihatan menjadi buram, Anda sebaiknya segera menemui dokter mata.

Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui apakah mata merah disebabkan oleh infeksi, peradangan, atau gangguan lain yang memerlukan pengobatan khusus.

4. Mata terasa kering dan mengganggu aktivitas

Keluhan mata kering yang hanya sesekali mungkin dapat membaik dengan istirahat atau mengurangi paparan layar. Namun, jika mata terus terasa perih, panas, seperti berpasir, atau sering berair sebagai respons terhadap iritasi, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.

Baca Juga :
Lansia Perlu Waspada, Ketahui Penyakit Mata yang Diam-Diam Sebabkan Kebutaan
Jangan Anggap Sepele! Ini 7 Gejala Katarak yang Muncul Perlahan, Sering Dikira Mata Minus Biasa
Bukan Cuma Gadget, Ini Penyebab Mata Minus Bertambah yang Tak Boleh Disepelekan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jukir Liar di Wisata Cibodas yang Palak Warga Ditangkap Polisi
• 14 jam laludetik.com
thumb
4 Wisatawan Terhempas Ombak saat Swafoto di Tebing Pantai Semeti Lombok Tengah, 1 Tewas
• 15 menit lalurctiplus.com
thumb
GIIAS 2026 Sajikan Kontras Otomotif Lintas Era, dari Mobil Pertama Dunia hingga Mobil Terbang
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gudang Berisi Zat Beracun Terbakar di Prancis, 30.000 Warga Diminta Mengurung Diri
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar, Kemenhub Diminta Percepat Penanganan dan Investigasi
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.