Terkini, Makassar – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) terus memperkuat literasi keuangan masyarakat melalui edukasi pengelolaan keuangan keluarga.
Kali ini, OJK berkolaborasi dengan Lanud Sultan Hasanuddin dan PT Pegadaian menggelar kegiatan edukasi keuangan bagi personel TNI Angkatan Udara beserta keluarga di Gedung Serba Guna Lanud Sultan Hasanuddin.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (31/7) itu dihadiri Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Vincentius Endy Hadi Putra, Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 7/D.II Lanud Sultan Hasanuddin Lina Vincentius Endy Hadi Putra, serta sekitar 300 personel bersama anggota Persatuan Istri Angkatan Udara (PIA) Ardhya Garini.
Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin, mengatakan literasi keuangan menjadi fondasi penting bagi masyarakat dalam mengambil keputusan keuangan secara bijak, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi sektor jasa keuangan.
“Literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi sektor jasa keuangan, masyarakat dituntut tidak hanya mampu memanfaatkan layanan keuangan digital, tetapi juga memahami manfaat, risiko, serta hak dan kewajibannya sebagai konsumen jasa keuangan,” ujar Muchlasin.
Menurutnya, edukasi tersebut merupakan bagian dari komitmen OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Selain mendorong pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan yang legal, kegiatan ini juga membekali peserta dengan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang sehat serta kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan keuangan, seperti investasi ilegal, pinjaman online ilegal, penipuan daring, hingga penyalahgunaan data pribadi.
Sementara itu, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsekal Pertama TNI Vincentius Endy Hadi Putra, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menilai edukasi keuangan menjadi bekal penting bagi personel TNI AU dan keluarga dalam mengelola keuangan secara sehat, meningkatkan kesejahteraan keluarga, sekaligus menghindari berbagai risiko kejahatan keuangan yang terus berkembang di era digital.
Dalam sesi edukasi, narasumber dari OJK memaparkan materi mengenai peran OJK dalam meningkatkan literasi keuangan digital dan pelindungan konsumen.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai modus kejahatan keuangan, mulai dari penipuan digital, penyalahgunaan data pribadi hingga praktik judi online yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial maupun dampak sosial.
OJK turut mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga kerahasiaan data pribadi, tidak memberikan PIN maupun kode One Time Password (OTP) kepada pihak lain, serta waspada terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi tanpa risiko.
Pada kesempatan yang sama, PT Pegadaian memperkenalkan berbagai produk dan layanan yang dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari perencanaan keuangan keluarga, seperti layanan gadai, pembiayaan, investasi emas, dan Tabungan Emas.
Peserta juga diajak memahami pentingnya memilih produk dan layanan keuangan yang legal, aman, serta sesuai kebutuhan agar mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan keluarga.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif berdiskusi mengenai pengelolaan keuangan keluarga, pemilihan instrumen investasi yang aman, pemanfaatan layanan keuangan digital, hingga langkah yang perlu dilakukan apabila menjadi korban penipuan keuangan digital.
Melalui kolaborasi bersama PT Pegadaian, OJK berharap budaya sadar keuangan di lingkungan TNI Angkatan Udara semakin kuat sehingga personel Lanud Sultan Hasanuddin beserta keluarga mampu mengelola keuangan secara bijak, terlindungi sebagai konsumen jasa keuangan, serta memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara optimal untuk mendukung kesejahteraan keluarga dan sistem keuangan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.




