Prabowo Akan Terima PM Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Sore Ini

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul akan bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/8/2026) hari ini.

"Presiden Prabowo akan menerima PM Thailand hari ini," ujar Jubir Kemenlu Yvonne Mewengkang kepada Kompas.com, Senin.

Yvonne menyampaikan, ini merupakan kali kedua Prabowo dan Anutin bertemu.

Baca juga: Prabowo Bertemu 3 Eks PM Thailand di Danantara, Dapat Masukan dari Thaksin

"Pertemuan ini merupakan yang kedua sejak kedua negara sepakat meningkatkan status hubungan bilateral menjadi Strategic Partner pada tahun 2025 saat Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi ke Thailand," imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, kunjungan PM Thailand akan dilaksanakan di sore hari.

Istana pun tampak sudah bersolek dengan memasang bendera Indonesia dan bendera Thailand.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan Indonesia dan Thailand sudah memiliki hubungan yang lama dan mendalam.

Prabowo pun berkomitmen untuk mempererat hubungan bilateral dengan Thailand dalam kunjungan resmi kepada Perdana Menteri Paetongtarn Sinawatra di Government House, Bangkok, Mei 2025 lalu.

Baca juga: Momen Prabowo Ngobrol-Acungkan 2 Jempol ke PM Thailand di KTT ASEAN

“Indonesia dan Thailand memiliki hubungan persahabatan yang telah terjalin lama dan mendalam. Kita sudah berhubungan diplomatik selama 75 tahun,” ujar Prabowo ketika itu.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara menyepakati penguatan kerja sama strategis di berbagai sektor penting, mulai dari pertahanan hingga perdagangan, serta isu-isu regional dan global.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dalam sektor keamanan dan pertahanan, kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam menanggulangi berbagai tantangan lintas negara, termasuk kejahatan siber, perdagangan manusia, serta peredaran narkotika.

Kerja sama keamanan akan terus diperkuat melalui berbagai mekanisme, antara lain peningkatan dialog dan kunjungan antarlembaga, penguatan kerja sama maritim, latihan militer bersama, serta kolaborasi di bidang industri pertahanan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rekomendasi Wewangian untuk Setiap Ruangan di Rumah
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Komisi XIII Soroti Pilot WNA Bawa 26 Kg Narkoba: Imigrasi Jadi Pagar Pengaman
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Komnas HAM Nilai Perlindungan Korban TPPO Masih Lemah, Banyak Pelaku Tak Dijerat UU TPPO
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Spider-Man: Brand New Day Cetak Sejarah Box Office di AS
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000, Buyback Ikut Melonjak ke Rp2,379 Juta per Gram
• 5 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.