Perdana, Siswa Laki-laki SD di Jakbar Jalani Vaksin HPV Cegah Kanker

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 02 Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, menjalani vaksin Human Papillomavirus (HPV) di sekolah, Senin (3/7/2026) pagi.

Vaksin HPV diberikan untuk mencegah infeksi virus Human Papillomavirus, penyebab utama kanker serviks (leher rahim), kutil kelamin, serta beberapa jenis kanker lainnya, seperti kanker anus dan penis. 

Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Sahruna mengatakan, vaksin HPV di SD Negeri 02 Meruya Utara menjadi pelaksanaan perdana bagi siswa laki-laki di sekolah tersebut.

Baca juga: Cegah Kanker Serviks, Dinkes Kediri Gratiskan Vaksinasi HPV bagi Pelajar Putri

"Ya, vaksin HPV DNA ini untuk yang kali ini kita tujukan untuk anak laki-laki kelas 5 SD usia 11 tahun," kata Sahruna.

Sahruna menjelaskan, program vaksin HPV untuk anak laki-laki di sekolah tersebut akan terus dilanjutkan.

"Kalau yang HPV ini, vaksinasinya baru hari ini kita mulai. Untuk laki-laki. Kalau untuk perempuan sudah beberapa waktu yang lalu," tuturnya.

Baca juga: Seberapa Penting Vaksin HPV untuk Cegah Kanker Serviks?

Diketahui, vaksin HPV berguna untuk melindungi anak laki-laki dari risiko kutil kelamin serta beberapa jenis kanker yang berkaitan dengan virus HPV, seperti kanker anus, penis, dan tenggorokan, sekaligus membantu memutus rantai penularan virus kepada pasangan.

Vaksin HPV selama ini diketahui kerap menyasar anak perempuan dan wanita.

"Untuk mencegah penyakit kanker, karena penularannya itu kan melalui hubungan seksual, bisa laki-laki, bisa perempuan. Tapi selama ini kan kita khususkan buat perempuan, tapi kali ini pemerintah sudah bergeser untuk melindungi laki-laki juga," kata dia.

Tegang, takut, hingga lega

Bagi sebagian siswa, suntikan HPV menjadi pengalaman baru yang sempat membuat mereka tegang.

Baca juga: Risiko Kanker Serviks Naik Saat Menopause, Dr. Boyke Ingatkan Vaksin HPV

Namun setelah vaksin diberikan, rasa takut itu berubah menjadi lega.

Salah satunya dirasakan Andreas (11), siswa kelas 5 SD Negeri 02 Meruya Utara.

Ia mengaku tidak melakukan persiapan khusus sebelum menerima vaksin HPV.

Sebelum berangkat sekolah, Andreas hanya memastikan dirinya sudah makan dan minum cukup.

"Persiapan ada, makan roti sama minum air putih. Makannya di rumah sama di sekolah," kata Andreas kepada Kompas.com di lokasi, Senin.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Bukan Hanya untuk Perempuan, Vaksin HPV Juga Lindungi Pria dari Kanker


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tragedi Memilukan di Korea Selatan Ini Jadi Pelajaran Berharga
• 21 jam laludetik.com
thumb
Ekonom perkirakan inflasi bulanan Juli melambat ke 0,03 persen
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2: Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli Evakuasi KM Mutiara Sentosa II yang Terbakar
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
10 Tahun Berlalu, Wahyudi Warga Belanda Kembali ke Suara Surabaya Cari Keluarga Kandung
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.