Jadi Pelopor Transisi Dari Batu Bara ke Infrastruktur Hijau, TBS Raih Penghargaan ESG 2026

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

TBS (TOBA) meraih penghargaan dalam ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026, sebagai bukti transformasi model bisnis batu bara menuju infrastruktur berkelanjutan.

Jadi Pelopor Transisi Dari Batu Bara ke Infrastruktur Hijau, TBS Raih Penghargaan ESG 2026. (Foto: IDX Channel)

IDXChannel - PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) meraih penghargaan dalam ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026 yang digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (29/7/2026). Apresiasi ini menjadi bukti komitmen perseroan dalam mentransformasi model bisnis dari berbasis batu bara menuju perusahaan yang membangun infrastruktur berkelanjutan.

Direktur dan Chief Financial Officer TBS Energi Utama, Juli Oktarina menyampaikan apresiasi mendalam atas penghargaan tersebut dan mendedikasikannya kepada seluruh insan perseroan yang terus mengawal agenda transisi keberlanjutan.

Baca Juga:
Rapor TOBA di Kuartal I-2026, Pendapatan Tumbuh, Profitabilitas Mulai Pulih

"Pertama-tama kami sangat mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh IDX Channel untuk TBS dan kami juga sangat senang sekali dan terhormat. Kami juga jadi terinspirasi dengan melihat award yang diterima oleh perusahaan lain. Kami dedikasikan penghargaan ini kepada seluruh karyawan TBS juga yang sudah bekerja keras untuk mewujudkan misi transisi setiap harinya," kata Juli saat ditemui dalam acara IDX Channel Anugerah ESG 2026 di Main Hall BEI, Rabu (29/7/2026).

"Yang terakhir, penghargaan ini kami jadikan sebagai penyemangat sebenarnya dan juga sebagai pengingat bahwa transformasi kami ini sudah berjalan dan masih akan banyak lagi langkah ke depan yang akan kami harus capai," tambahnya.

Baca Juga:
TBS Energi (TOBA) Tawarkan Obligasi dengan Bunga 9 Persen dan Tenor 7 Tahun

Juli menegaskan bahwa penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di TBS Energi Utama bukan lagi sekadar program pelengkap, melainkan pilar inti strategi bisnis perusahaan.

"Pertama-tama, kita mau sampaikan bahwa penerapan ESG di perusahaan kami itu sudah merupakan sebagai strategi bisnis, bukan hanya sebagai program terpisah dan itu sudah kami buktikan dengan kami sudah bisa bertransformasi dari bisnis yang berbasis batubara menjadi bisnis dengan sustainable infrastructure yang berkelantutan," ujar Juli.

Baca Juga:
Dukung Ekspansi Kendaraan Listrik Electrum, TOBA Siapkan Fasilitas Pinjaman USD23 Juta

Untuk merealisasikan komitmen tersebut, perseroan kini berfokus pada tiga pilar bisnis infrastruktur berkelanjutan, yaitu pengelolaan sampah dan limbah, pengembangan energi terbarukan, serta pembangunan ekosistem kendaraan listrik (motor listrik) di Indonesia.

Melalui peta jalan jangka panjang bertajuk 'TBS 2030', TOBA membidik pencapaian netralitas karbon (carbon neutral) pada 2030. Lewat pilar ini, perseroan membuktikan bahwa transisi menuju bisnis hijau tidak mengorbankan kinerja keuangan.

Juli mengungkapkan dua tantangan utama dalam transformasi ini, yaitu meyakinkan investor mengenai profitabilitas bisnis hijau serta kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam mengadopsi model bisnis baru.

Kekhawatiran pasar dijawab lewat kinerja kuartal I-2026, di mana pendapatan (revenue) perseroan tumbuh di kisaran 20 persen dan laba kotor melesat hingga 46 persen.

"Ya tadi tantangan terbesar kami sebenarnya ada dua yang pertama adalah di mana kami bisa meyakinkan investor bahwa transformasi bisnis menuju bisnis hijau ini sebenarnya sesuatu hal yang tidak akan mempengaruhi fundamental bisnis, artinya tetap bisa profitable dan itu kami buktikan dengan di mana revenue kami malah naik 20 persenan di kuartal I-2026 dan juga dengan laba kontor kami juga naik di angka 46 persen.,” kata dia.

“Nah, selain itu juga tantangan yang kami hadapi adalah kami harus bisa mempersiapkan tenaga kerja yang capable untuk bisa dapat mengikuti perkembangan bisnis baru kami," sambungnya. (Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
JustMarkets mendedahkan bagaimana kejutan IHP memacu turun naik pasaran forex
• 23 menit laluantaranews.com
thumb
Usai Sidang! Kubu Roy Klaim Ahli Polda Menguntungkan, Optimistis Gugatan Ganti Rugi Dikabulkan Hakim
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Mengapa Indonesia Selalu Kekeringan dan Krisis Air Meski Kaya Curah Hujan?
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Kronologi Nenek Jatuh di Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Keluarga Cium Gelagat Tak Biasa Sebelum Korban Pamit
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Hakim Sampai Dijelaskan Ulang! Refly Harun Cecar Ahli Soal Hak Ganti Rugi, Sentil Soal Salah Tangkap
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.