Jangan Tunggu Dua Garis, Ini Pentingnya Cek Kesehatan Sebelum Menikah

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Menyiapkan pernikahan biasanya identik dengan memilih gedung, katering, pakaian, dan undangan. Namun, ada satu persiapan yang tak kalah penting tetapi sering terlupakan yaitu mengetahui kondisi kesehatan sebelum menikah dan merencanakan kehamilan.

Pemeriksaan kesehatan pranikah bukan berarti mencurigai calon pasangan. Justru, pemeriksaan ini dapat menjadi langkah awal untuk saling menjaga dan mengetahui risiko kesehatan sebelum membangun keluarga.

Kementerian Kesehatan menyebut pemeriksaan sebelum menikah dapat membantu mengenali berbagai kondisi kesehatan, termasuk anemia, penyakit keturunan, dan infeksi seperti HIV serta hepatitis. Pemeriksaan juga dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing calon pengantin.

Penyakit Bisa Ada Tanpa Gejala

Seseorang dapat terlihat sehat dari luar, tetapi belum tentu bebas dari masalah kesehatan. Inilah salah satu alasan pemeriksaan sebelum menikah penting dilakukan, terutama bagi pasangan yang dalam waktu dekat ingin memiliki anak.

Pemeriksaan laboratorium dapat menjadi bagian dari skrining. Pemeriksaan darah, misalnya, dapat membantu mengetahui kadar hemoglobin dan mendeteksi anemia. Pemeriksaan lain dapat dilakukan sesuai indikasi, seperti talasemia, HIV, sifilis, dan hepatitis B.

Kementerian Kesehatan juga menyebut pemeriksaan pranikah dapat mencakup pemeriksaan fisik, status gizi, kesehatan reproduksi, serta pemeriksaan penyakit keturunan dan infeksi menular. Artinya, pemeriksaan bukan sekadar mengambil sampel darah, tetapi merupakan bagian dari persiapan kesehatan calon keluarga.

Jangan Menunggu Kehamilan

Pemeriksaan sebelum hamil juga penting karena beberapa infeksi dapat ditularkan dari ibu kepada bayi selama kehamilan, persalinan, atau setelah kelahiran.

WHO menempatkan HIV, sifilis, dan hepatitis B sebagai tiga infeksi yang penting dicegah penularannya dari ibu ke anak. Deteksi lebih awal memungkinkan seseorang mendapatkan penanganan dan langkah pencegahan yang tepat.

Karena itu, pemeriksaan kesehatan sebaiknya tidak baru terpikir setelah muncul dua garis pada alat tes kehamilan. Mengetahui kondisi kesehatan sebelum hamil memberi pasangan kesempatan untuk melakukan persiapan dan penanganan lebih awal bila ditemukan masalah.

Pemeriksaan pranikah pada akhirnya bukan tentang mencari siapa yang sehat atau sakit. Ini tentang membuka komunikasi dan membuat keputusan kesehatan bersama sebelum memasuki kehidupan sebagai keluarga.

Jadi, sebelum sibuk memikirkan hari pernikahan, ada satu hal yang juga perlu dipersiapkan: memastikan tubuh dan kesehatan siap untuk perjalanan setelahnya.

Sumber:

Kementerian Kesehatan RI — Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Pra Nikah. Kementerian Kesehatan RI

Kementerian Kesehatan RI — Petunjuk Teknis Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer. Kemenkes RI

WHO — Triple Elimination of Mother-to-Child Transmission of HIV, Syphilis and Hepatitis B. WHO


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramalan Harga Emas Pekan Ini, Awas Terjun ke Bawah US$4.000!
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Arya Sinulingga Jelaskan Alasan Tidak Ada Penjualan Tiket Suporter Semifinal Piala Presiden 2026: Jangan Lagi Ada Korban Jatuh
• 6 jam lalubola.com
thumb
Polri Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Guna Cegah Aksi Main Hakim Sendiri
• 4 jam lalumediaapakabar.com
thumb
5 Tahun Menjanda, Joanna Alexandra Resmi Menikah dengan Immanuel Christover
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
OJK Gandeng Lanud Sultan Hasanuddin Tingkatkan Literasi Keuangan Keluarga TNI AU
• 8 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.