Moskow: Sedikitnya 10 orang tewas dan 32 lainnya terluka dalam serangkaian serangan drone yang diduga dilancarkan Ukraina ke sejumlah wilayah Rusia pada Minggu malam hingga Senin dini hari, menurut otoritas setempat.
Gubernur Wilayah Krasnodar, Veniamin Kondratyev, mengatakan tiga orang tewas dan 13 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Melalui Telegram yang dilansir Anadolu Agency, Senin, 3 Agustus 2026, Kondratyev menyebut lima tim ambulans telah dikerahkan ke lokasi kejadian. Otoritas juga meminta tambahan tim medis penanggulangan bencana dari Kota Krasnodar untuk membantu penanganan korban.
Di wilayah Crimea, yang dianeksasi Rusia pada 2014, kepala pemerintahan yang ditunjuk Moskow, Sergey Aksyonov, melaporkan tiga orang tewas dan dua lainnya terluka akibat serangan drone yang terjadi semalam.
Sementara itu, Penjabat Gubernur Belgorod, Alexander Shuvayev, mengatakan empat orang tewas dan 17 lainnya terluka dalam serangan Ukraina selama 24 jam terakhir.
Menurut Shuvayev, korban luka di Belgorod termasuk tiga anak-anak. Ia juga menyatakan intensitas serangan Ukraina ke wilayah Belgorod telah meningkat tajam.
"Jumlah serangan Ukraina ke wilayah kami telah meningkat lebih dari dua kali lipat dalam dua bulan terakhir," ujarnya.
Sejauh ini pemerintah Ukraina belum memberikan tanggapan atas klaim yang disampaikan otoritas Rusia tersebut.
Baca juga: Ledakan Restoran di Moskow Dinyatakan Aksi Teror, Penyelidikan Terus Berlangsung




