HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memperkenalkan sejumlah proyek strategis dan potensi investasi Kota Makassar saat menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang merupakan rangkaian Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakornas) XXXV APINDO 2026 di Hotel Claro Makassar, Senin (3/8/2026).
Dalam paparannya, Munafri menjelaskan sejumlah sektor yang terbuka bagi investor, mulai dari pariwisata, industri, hingga pengembangan kawasan strategis.
Di sektor pariwisata, Pemkot Makassar tengah mendorong pengembangan kawasan sports tourism di Untia yang diawali dengan pembangunan stadion sepak bola milik pemerintah kota.
Selain itu, gugusan Kepulauan Spermonde dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata maritim sekaligus memperpanjang length of stay wisatawan di Makassar.
Di sektor industri, Munafri menyoroti Kawasan Industri Makassar (KIMA) yang tingkat okupansinya telah mencapai lebih dari 90 persen.
Menurutnya, kawasan tersebut menjadi pusat hilirisasi berbagai komoditas dari daerah lain, termasuk kopi dan hasil perikanan, sekaligus mendukung aktivitas ekspor-impor dari Makassar.
Ia juga menyebut lima negara yang memiliki investasi terbesar di Kota Makassar, yakni Malaysia, Singapura, Hong Kong, China, dan Jepang.
Appi menambahkan, potensi perikanan, pertanian, industri pengolahan makanan, hingga dukungan perguruan tinggi seperti Universitas Hasanuddin menjadi ekosistem yang dapat memperkuat investasi dan riset di Kota Makassar.
“Ini memberikan gambaran bahwa Kota Makassar, kami siap untuk menerima investasi bersama-sama dengan supporting infrastruktur yang dimiliki oleh kota ini,” tegasnya.
Menutup paparannya, Appi menegaskan Makassar merupakan kota yang terus tumbuh dan terbuka terhadap peluang investasi. Ia juga mengajak para peserta forum menikmati potensi lain yang menjadi identitas Makassar.
“Makassar terkenal dengan kuliner yang sangat nikmat. Jadi kalau di Makassar, peraturannya: dilarang diet,” jelasnya. (*)





