Pemkot Bandung Siapkan Aturan Jam Operasional Padel karena Ganggu Warga Hingga Tengah Malam

republika.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, menyiapkan aturan yang lebih ketat terkait jam operasional lapangan padel menyusul keluhan warga mengenai kebisingan yang ditimbulkan dari aktivitas olahraga tersebut pada malam hari. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, aturan itu diperlukan untuk memberikan rasa keadilan untuk seluruh pihak, baik pelaku usaha maupun masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi usaha.

“Jam operasional sampai sekarang aturannya belum ada. Tapi kami akan bikin aturan yang lebih ketat dan yang paling penting adalah peraturan tersebut kemudian bisa ditegakkan dan dipantau,” kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Bandung, Senin (3/8/2026).

Baca Juga
  • Kepala Satpol PP Bandung: Penebangan Pohon Depan Lapangan Padel Dapat Dijerat UU Lingkungan Hidup
  • 378 Warga Terdampak Debu Pengolahan Batu Kapur di Bandung Barat Suspek TB
  • MTQ Jabar 2026 Ditiadakan, Alasannya tak Ada Anggaran dan Pemkab Garut Mundur Jadi Tuan Rumah
Farhan menilai para pengelola lapangan padel harus memiliki tanggung jawab sosial yang lebih besar karena sebagian besar usaha tersebut berada di kawasan permukiman. Ia menegaskan para pemilik usaha tidak cukup hanya memenuhi aspek legal dan perizinan semata, tetapi juga harus membangun komunikasi yang baik dengan warga sekitar guna mencegah munculnya konflik sosial.

“Jadi sekarang saya akan melakukan penekanan kepada para pemilik usaha. Jangan hanya karena secara legal formal sudah beres, maka urusan selesai. Tidak,” ujarnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Sebelumnya, salah satu warga melalui akun media sosial @ombenben memperlihatkan suara teriakan dari area lapangan padel yang terdengar ke dalam rumah hingga pukul 23.00 WIB. Warga tersebut melaporkan bahwa lapangan padel yang berada di Jalan Surya Sumantri ini telah beroperasi hingga larut malam, sehingga menimbulkan kebisingan yang sangat mengganggu kenyamanan penghuni sekitar selama berbulan-bulan.

“Ini mau jam 11 malam nih teriak-teriak saja nih di lapangan padel, kayak enggak ada orang yang tidur di sebelahnya. Sudah dua kali ngelaporin ke pemerintah kota. Enggak ada tuh didengerin sama pemerintah kota,” tulis akun tersebut.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dasco Ajak Pengusaha Ciptakan Media Sosial Sehat demi Jaga Stabilitas Ekonomi
• 44 menit lalueranasional.com
thumb
Dorong Inovasi Berkelanjutan, Unhas dan PT Semen Tonasa Tandatangani MoU Strategis
• 17 jam laluharianfajar
thumb
PM Thailand Tawarkan Beras ke RI, Tapi Minta Jatah Pupuk Urea Ditambah
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sindikat TPPO Kian Lihai, Calo dan Perekrut Masih Merajalela
• 10 jam lalukompas.id
thumb
23 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc Jalani Seleksi Wawancara Akhir, Integritas Jadi Sorotan Utama
• 21 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.