Mendagri Ungkap Cara Baru Bikin Bansos Tepat Sasaran

liputan6.com
6 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi keberhasilan pilot project program perlindungan sosial (Perlinsos) di Kabupaten Banyuwangi. Keberhasilan tersebut,

menurutnya, menunjukkan pentingnya peran Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) sebagai fondasi e-government atau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Advertisement

BACA JUGA: Bansos Beras 30 Kg Mulai Disebar 17 Agustus 2026

Berdasarkan hasil pilot project per 30 Juni 2026, dari 323.339 kepala keluarga (KK) pendaftar Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), sebanyak 45,2 persen diidentifikasi berpotensi layak menerima bantuan, sedangkan sisanya berpotensi tidak layak.

Sementara itu, dari 290.967 KK pendaftar Program Keluarga Harapan (PKH), sebanyak 31,2 persen berpotensi layak dan 68,4 persen berpotensi tidak layak.

"Tahap pertamanya e-government ini, kita mau menyasar dulu masalah bantuan sosial, supaya bantuan sosial ini tepat sasaran diintegrasikan dari data Dukcapil yang punya face recognition dan fingerprint, dan retina mata," kata Tito saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil dan Rilis Data Kependudukan Semester I Tahun 2026 di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Dia menjelaskan, dalam pelaksanaan e-government, data Dukcapil diintegrasikan dengan data Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mengetahui apakah calon penerima bantuan sosial memiliki aset tanah.

Data tersebut juga dipadankan dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS) melalui survei door to door. Selain itu, data Dukcapil turut diintegrasikan dengan data kepolisian, khususnya Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat), guna memastikan kepemilikan kendaraan calon penerima bantuan.

"(Jadi) ada beberapa kementerian bergabung menjadi satu … tapi data yang dipakai awal, itu adalah data perorangan yang ada di Dukcapil," jelasnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selundupkan Narkoba, Pilot Malaysia Positif Sabu hingga Kokain
• 11 jam laluokezone.com
thumb
KPK Geledah Sejumlah Lokasi Kasus Bupati Pemalang, Sita Kendaraan hingga Valas
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Penertiban Tambang Emas Ilegal di Luwu Ricuh, 3 Mobil Polisi Rusak
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Kapan Harus Periksa Mata ke Dokter? Ini 7 Tanda yang Jangan Diabaikan
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Arteta Pastikan Arsenal Masih Agresif di Bursa Transfer Walau Baru Juara Liga Inggris
• 20 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.