"Jadi Pemadam Itu Tanggung Jawabnya Besar, Ada Api Kita Maju"

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Linda, istri Andriyono, petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur yang meninggal dunia saat bertugas, masih mengingat jelas tentang apa yang pernah disampaikan suaminya.

Linda mengatakan, suaminya pernah bercerita bahwa menjadi seorang petugas pemadam kebakaran merupakan pekerjaan dengan tanggung jawab besar.

"Dia bilang, 'Jadi orang pemadam itu tanggung jawabnya besar. Ya ada api, kita maju. Walaupun saya sakit, sudah tugas saya padamin api buat masyarakat. Apalagi sebelah rumah-rumah, kalau bisa jangan sampai rumah yang lain kena'," tutur Linda kepada Kompas.com di rumah duka di Jalan Haji Baping, Ciracas, Hajarta Timur, Senin (3/8/2026).

Baca juga: Penyebab Kebakaran Gedung di PIK 2 Masih Diselidiki, Material Glasswool Picu Asap Tebal

Linda mengungkapkan, suaminya merupakan sosok yang bertanggung jawab akan segala hal. Di matanya, Andri bukan hanya seorang pemadam, tetapi juga suami dan ayah yang selalu menempatkan keluarga serta tugasnya sebagai prioritas.

Selama hidup bersama, Linda mengenal suaminya sebagai pribadi yang mengutamakan keluarga, menyayangi orangtuanya, dan berdedikasi tinggi terhadap profesinya sebagai petugas pemadam kebakaran.

"Buat saya, sosok suami saya ini ya, pertama orangnya tanggung jawab. Tanggung jawabnya luar biasa buat keluarga, apalagi pekerjaan ya. Terutama orangtua, dia sayang banget sama mamanya," ujar Linda.

Di balik pembawaannya yang pendiam, Linda mengatakan Andri merupakan ayah yang sangat dekat dengan anak-anaknya.

Setiap berada di rumah, ia selalu menyempatkan diri untuk bercanda dan menghabiskan waktu bersama mereka.

"Emang kalau dilihat sekilas Bapak orangnya pendiam. Cuma kalau buat keluarga, buat anak ya, apalagi anak, istimewalah. Dia ayah yang paling istimewa, luar biasa. Masih bercanda biasa sama anak," kata Linda.

Linda mengungkapkan, suaminya memiliki riwayat penyakit jantung sejak Desember tahun lalu dan sempat menjalani pemasangan ring.

Baca juga: Petani di Rorotan Optimistis Panen Padi Akhir Agustus Usai Sempat Gagal akibat Banjir

Meski demikian, kondisi Andri dinilai baik saat berangkat bekerja untuk memadamkan kebakaran sampah di TPA Kramat Jati pada Sabtu (1/8/2026).

"Berangkat kerja kemarin itu sehat. Sarapan, minum obat biasa. Ya memang tugas sudah tugas ya dan sudah takdir suami saya harus meninggal di TKP," ucap Linda.

Linda juga mengaku baru mengetahui dari rekan-rekan suaminya bahwa Andri pernah mengutarakan keinginan meninggal dunia saat menjalankan tugas pemadaman.

"Kalau masalah itu (meninggal saat tugas) dia enggak pernah cerita. Saya baru tahunya dari temannya juga. Katanya Bapak pernah bilang pengin meninggal di waktu pemadaman," ujar Linda.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia turut mengenang kejanggalan yang terjadi pada pagi hari sebelum suaminya meninggal dunia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengamen Bawa Balita di Jalan, Sosiolog: Cermin Masalah Sosial yang Tak Kunjung Tuntas
• 20 jam lalukompas.com
thumb
BPS: Neraca Perdagangan RI Defisit USD 450 Juta pada Juni 2026
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
PSSI percaya Garuda bisa bangkit setelah kekalahan dari Vietnam
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Profil Diding Boneng, Aktor Senior yang Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun, Pernah Membintangi Film Warkop DKI
• 18 jam lalugrid.id
thumb
Viral Duel 2 Pemuda Bersajam di Lampung Timur, Sama-Sama Luka dan Saling Lapor Polisi
• 15 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.