Kepengurusan Baru INTI Fokus Kembangkan Pendidikan, UMKM, dan Transformasi Digital

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) menyiapkan sedikitnya 26 program baru pada periode kepengurusan 2026–2030. Program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, transformasi digital, ekonomi kreatif, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari penguatan peran organisasi di tengah masyarakat.

"Kami akan mempercepat konsolidasi organisasi di seluruh Indonesia dengan mengedepankan kualitas kepemimpinan, integritas, serta semangat kebangsaan. Penguatan jaringan organisasi menjadi fondasi agar INTI mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," kata Ketua Harian PP INTI, Ulung Rusman, di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.

Baca Juga :

UMKM Lokal Punya Potensi Besar untuk Memperluas Pasar
 
Pelantikan kepengurusan baru mengusung tema 'Bersatu dalam Semangat Merah Putih, Berkarya untuk Negeri' sebagai bentuk komitmen memperkuat kontribusi organisasi dalam berbagai bidang pembangunan.

Saat ini, INTI memiliki kepengurusan di 18 provinsi dan sekitar 80 pengurus cabang di tingkat kabupaten dan kota. Jaringan tersebut akan terus diperkuat agar pelaksanaan program dapat menjangkau lebih banyak daerah.

Selain memperkuat organisasi, INTI melanjutkan sejumlah program sosial yang telah berjalan. Program Beasiswa Pelangi, misalnya, telah memberikan sekitar 1.400 beasiswa kepada mahasiswa yang kini telah menyelesaikan pendidikannya.

Di sektor kesehatan, organisasi tersebut juga rutin menggelar bakti sosial operasi katarak. Kegiatan terbaru dilaksanakan di Sumenep pada 3–6 Agustus 2026 dan secara keseluruhan telah melayani sekitar 34 ribu pasien.

Ulung mengatakan kepengurusan baru telah menyiapkan 26 program strategis yang meliputi beasiswa jenjang S1 hingga S3, kerja sama dengan Lemhannas untuk pengembangan kepemimpinan, kolaborasi dengan Bulog, penyelenggaraan UMKM Fair, hingga pembentukan INTI Award.

"INTI Award akan diberikan kepada tokoh-tokoh terbaik, bukan hanya dari kalangan Tionghoa, tetapi juga atlet, seniman, politisi, dan berbagai sosok yang menjadi agen perubahan bagi Indonesia," jelasnya.


Ketua Harian PP INTI, Ulung Rusman (tengah), di Jakarta. Dokumentasi/ istimewa.

Selain itu transformasi digital juga menjadi salah satu fokus organisasi melalui penguatan media sosial dan pengembangan podcast sebagai sarana komunikasi yang lebih adaptif.

INTI juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dalam penguatan hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Tiongkok, serta mendukung penyelesaian sejumlah persoalan kewarganegaraan melalui program 'Pasti Ada Solusi' yang direncanakan diperluas ke berbagai daerah.

Sementara Ketua Umum PP INTI periode 2026–2030, Indra Wahidin, mengatakan kepengurusan baru akan terus memperkuat peran organisasi sebagai bagian dari elemen bangsa yang menjunjung nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"INTI hadir bukan hanya sebagai organisasi masyarakat, tetapi sebagai rumah besar yang mengedepankan semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong. Melalui kepengurusan baru, kami ingin memperkuat kontribusi nyata bagi pembangunan nasional serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan tagline 'Inklusif, Nasionalis, Toleransi, dan Independen'," ungkap Indra.

Menurutnya tema pelantikan dipilih sebagai refleksi bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang perlu diwujudkan melalui kolaborasi dan inovasi.

Sekretaris Jenderal PP INTI, Hardy Stefanus, menambahkan pembekalan kepada pengurus dilakukan untuk menyamakan visi organisasi sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

"Kami ingin seluruh jajaran pengurus memiliki pemahaman yang sama mengenai arah organisasi, tantangan kebangsaan, serta pentingnya membangun kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan fondasi tersebut, INTI dapat menjalankan perannya secara lebih efektif dan profesional," ujar Hardy.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gandeng PANDI, Fadli Zon Dorong Digitalisasi Aksara Nusantara demi Jaga Identitas Bangsa
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
KPK Terbitkan 6 SP3 Kasus Korupsi, Salah Satunya Kasus Sekjen DPR
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Menhan Koo Sebut Kerja Sama Pertahanan AS-Taiwan Lebih Erat dari Perkiraan Publik
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
John Herdman Puji Penampilan Thom Haye di Piala AFF 2026, Sebut Jadi Pemain Kunci Timnas Indonesia
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Timnas Indonesia Vs Vietnam: John Herdman Tak Siapkan Taktik Spesial, Ini Alasannya
• 23 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.