Wali kota tawarkan Makassar jadi hub investasi Indonesia Timur

antaranews.com
11 jam lalu
Cover Berita
Makassar (ANTARA) - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menawarkan kota itu sebagai hub investasi di kawasan Indonesia Timur (Intim) pada Business Investment Forum yang merupakan rangkaian Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakornas) ke XXXV, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) 2026.

“Kenapa Makassar? Karena, pertama adalah Makassar dengan lokasi yang sangat strategis, ekonomi yang terus tumbuh dan berkembang, dan menjadi kota yang sangat ramah terhadap investasi dengan menerapkan sistem pemerintahan berbasis Smart City,” kata Munafri di Makassar, Senin.

Forum nasional bertajuk "Ketahanan Nasional: Pengusaha Indonesia di Tengah Fragmentasi Global' itu diikuti pengurus Apindo dari seluruh Indonesia, termasuk Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, M Jusuf Kalla.

Baca juga: SKK Migas: Proyek North Hub Selat Makassar perkuat ketahanan energi

Dalam forum tersebut, Munafri sebagai pembicara bersama Kepala DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan Asrul Sani, Kepala DPMPTSP Kalimantan Utara, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, serta Direktur Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Apindo Sherly Susilo.

Di hadapan para pengusaha, Munafri yang akrab disapa Appi, memaparkan sejumlah keunggulan Kota Makassar yang dinilai menjadi modal penting dalam menarik investasi.

Dia menjelaskan posisi Makassar semakin strategis karena berada pada jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II yang menghubungkan aktivitas ekonomi antara Australia, Asia, hingga benua lainnya.

"Posisi tersebut memperkuat Makassar sebagai hub pergerakan barang, jasa, sekaligus tenaga kerja di kawasan Indonesia Timur," kata dia.

Appi menegaskan investasi menjadi salah satu sektor penting bagi Makassar, karena kota ini tidak memiliki sumber daya alam seperti sejumlah daerah lain di Sulawesi Selatan. Karena itu, Pemkot Makassar berupaya memastikan kemudahan, hospitality, serta jaminan bagi investor yang ingin mengembangkan usaha di Makassar.

Baca juga: Pemkot Makassar kurasi potensi investasi daerah untuk IGS 2026

Baca juga: Kemenlu harapkan IGS 2026 di Makassar hasilkan diplomasi investasi

“Mungkin Makassar satu-satunya yang ada di Sulawesi Selatan, kota yang punya dua alur penghubung ekonomi, yaitu Pelabuhan Internasional dan Bandara Internasional, yang mampu menghubungkan proses barang dan jasa langsung ke tujuan ekspor dan impor,” ujarnya.

Ia memaparkan tren realisasi investasi Makassar yang terus meningkat. Setelah mengalami koreksi pada 2024, realisasi investasi kembali menunjukkan rebound pada 2025, ditandai dengan meningkatnya investasi asing atau Foreign Direct Investment (FDI) sekaligus pertumbuhan investasi dalam negeri.

Appi menyebut lima negara yang memiliki investasi besar di Kota Makassar, yakni Malaysia, Singapura, Hong Kong, China, dan Jepang.



Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia-Thailand Bakal Bertukar dan Latihan Bersama Pasukan Khusus
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Pagar di Mal Mulai Dicopot, Pemerintah Pastikan Jakarta Aman
• 22 jam lalukompas.id
thumb
Tragedi Ceuta, 72 Migran Tewas Usai 60 Ribu Orang Serbu Perbatasan Spanyol dari Maroko
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Kejagung Ungkap 4 Perusahaan yang Digeledah Terkait Kasus TPPU Milik Don Ritto
• 55 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Kronologi Pria di Tangerang Dipaksa Onani Gegara Mau Resign dari Bank Keliling
• 2 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.