IHSG Berpeluang Naik Hari Ini, Analis Jagokan Saham ANTM, MBMA hingga BBCA

katadata.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan berpotensi menguat pada perdagangan Selasa (4/8). Seiring dengan itu, analis merekomendasikan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) serta PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan IHSG mulai menutup gap di area 6.268-6.306 sekaligus menguji level resistance Fibonacci di 6.291 pada perdagangan Senin (3/8). 

Menurut dia, selama indeks bertahan di atas level 6.138, koreksi yang terjadi diperkirakan hanya bersifat minor sehingga tren penguatan masih berpeluang berlanjut menuju level resistance berikutnya di 6.392. “Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish,” tulis Ivan dalam risetnya dikutip Selasa (4/8).

Level support IHSG diperkirakan berada di level 6.138, 6.020 dan 5887 sementara level resistance di level 6.291, 6.392 dan 6.545.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian. Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

Untuk perdagangan hari ini, Ivan merekomendasikan sejumlah saham di antaranya:

  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan target harga ke Rp 3.050
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan target harga ke Rp 6.750
  • PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan target harga ke Rp 4.290
  • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dengan target harga ke level 3.390
  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dengan target harga ke Rp 540

Sementara itu, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta merekomendasikan saham ANTM dengan target harga ke Rp 2.990, 3.190 dan 3.379, lalu MBMA dengan target harga ke Rp 530, 540 dan 650 serta PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dengan target harga ke Rp 326, 344 dan 362.

Ia menilai, secara teknikal, IHSG masih berada dalam fase akumulasi yang membuka peluang penguatan lanjutan. Meski indikator Stochastic dan RSI masih memberikan sinyal negatif, peningkatan volume transaksi menunjukkan minat beli mulai naik.

Dari sisi fundamental, valuasi pasar saham Indonesia dinilai masih relatif menarik. Price to earnings ratio (P/E) IHSG berada di level 9,30 kali, lebih rendah dibandingkan sejumlah bursa regional setelah mengalami tekanan pada semester pertama tahun ini. Kondisi tersebut dinilai masih berpotensi menarik arus investasi secara bertahap.

Dari eksternal, sentimen positif datang setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan negosiasi dengan Iran akan dimulai pekan ini. Pernyataan tersebut meredakan kekhawatiran eskalasi konflik di Timur Tengah sekaligus mendorong penurunan harga minyak mentah Brent dan WTI. Penurunan harga energi turut mengurangi kekhawatiran terhadap inflasi berbasis biaya (cost-push inflation), sehingga meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk saham.

Dari dalam negeri, inflasi Indonesia pada Juli 2026 yang tetap terkendali memperkuat keyakinan pasar terhadap daya beli masyarakat dan stabilitas moneter. Meredanya premi risiko geopolitik juga memberi ruang bagi Bank Indonesia untuk mempertahankan stabilitas kebijakan moneter dan BI-Rate.

Namun, menurut dia, pelaku pasar masih mencermati perkembangan proses suksesi Gubernur Bank Indonesia serta arah kebijakan fiskal pemerintah yang berpotensi memengaruhi sentimen investor. Selain itu, musim laporan keuangan semester pertama 2026 masih menjadi salah satu katalis positif bagi pergerakan IHSG. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cegah Kebakaran di TPS Terulang, Pemprov DKI Minta Warga Hati-hati Kelola Sampah
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Putusan Beracun MK Tentang MBG
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Kesaksian Penumpang Selamat Kapal Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar di Perairan Sumenep
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
[FULL] Ditpolairud Polda Jatim Ungkap 28 Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 Belum Ditemukan
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Kapten Timnas Singapura Ungkap Rencana saat Menjamu Timnas Indonesia: Hanya Butuh Imbang demi Semifinal Piala AFF 2026?
• 13 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.