Satu tahun sejak kemunculan perdananya, Suzuki Fronx dengan cepat menjadi salah satu tulang punggung penjualan penting bagi PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Akumulasinya sudah mencapai puluhan ribu unit secara wholesales (distribusi dari pabrik ke diler).
Pertama disalurkan pada Juni tahun lalu, sepanjang 2025 Suzuki Fronx mampu terjual sebanyak 12.314 unit. Sementara pengiriman dari Januari hingga Juni 2026 totalnya mencapai 4.078 unit, alias sejauh ini jumlahnya sudah 16.392 unit.
Dept. Head of 4W Sales PT SIS, Randy R. Murdoko menjelaskan bahwa Fronx sudah berada di jajaran tiga besar produk Suzuki yang paling berkontribusi dalam hal penjualan. Menemani lini Carry dan XL7.
"Suzuki Carry 53,5 persen, XL7 sebesar 17,4 persen, dan Fronx 16,6 persen selama Januari hingga Juni 2026 year-to-date. Jadi memang merupakan backbone kita," kata Randy ditemui di ICE BSD, Tangerang.
Sementara untuk komposisi retail (distribusi dari diler ke konsumen), detailnya Suzuki Carry sebanyak 19.511 unit, kemudian XL7 sebanyak 6.353 unit, dan Fronx 6.065 unit. "Artinya Fronx setiap bulan sekitar seribu unit," jelas Randy.
Suzuki Fronx Hybrid Kuro resmi diluncurkan di GIIAS 2026Penjualan yang positif, membuat PT SIS meluncurkan Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro, sebagai varian flagship di GIIAS 2026. Kehadirannya melengkapi pilihan bagi yang membutuhkan penambahan sistem keamanan.
Sesuai namanya Kuro yang diambil dari bahasa Jepang yang artinya hitam, varian baru ini diberi aksen serba gelap. Mulai dari front grill yang diberi sentuhan black garnish, kemudian aksesori Digital Video Recorder (DVR).
"Kami memperkenalkan Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro. Kuro memiliki arti hitam. Untuk konsumen yang ingin merasakan langsung dan menemukan karakter uniknya, bisa langsung menyambangi GIIAS 2026. Harganya Rp 333.800.000," kata Randy.





