TABLOIDBINTANG.COM - Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, akhirnya memberikan penjelasan mengenai isu kesehatan yang menyeret nama kliennya. Klarifikasi itu disampaikan setelah pembahasan dalam podcast bersama Denny Sumargo memicu beragam spekulasi di media sosial.
Perbincangan tersebut bermula ketika Minola memperlihatkan tangkapan layar percakapan antara Sarwendah dan Ruben Onsu. Sejumlah warganet kemudian menyoroti salah satu isi percakapan yang menanyakan apakah Ruben masih mengonsumsi obat HIV.
Menanggapi hal tersebut, Minola menegaskan hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan status Ruben non-reaktif. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak lagi memperdebatkan isu tersebut meski muncul berbagai pendapat dari media sosial.
"Yang penting non-reaktif. Nggak usah dipersoalkan dan karena itu juga untuk melindungi kepentingan dan masa depan anak-anak," tegas Minola Sebayang, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (3/8).
Minola menilai pembahasan yang terus berlanjut justru berpotensi memberikan dampak buruk kepada anak-anak Ruben Onsu. Ia menegaskan fokus utama saat ini adalah menjaga kondisi mental serta masa depan mereka.
"Yang perlu kita lindungi adalah anak-anak ya. Karena pasti yang akan mendapatkan kerugian itu adalah anak-anak jika kemudian berita tentang tiga huruf itu terus digoreng-goreng gitu, lo. Padahal kita sudah menyatakan bahwa itu non-reaktif ya," tutur Minola Sebayang.
Lebih lanjut, Minola mengungkapkan Ruben Onsu tetap tenang menghadapi berbagai tudingan karena telah memiliki hasil pemeriksaan yang dilakukan jauh sebelum isu tersebut menjadi perhatian publik.
"Nah jadi sudah stop, karena kalau misalnya ini masih digiring terus, maka yang saya katakan tadi itu opini akan berkembang. Harusnya yang diperiksa bukan hanya Ruben, kan begitu," jelas Minola Sebayang.
Di akhir keterangannya, Minola berharap klarifikasi yang telah disampaikan Ruben Onsu dan tim kuasa hukumnya dapat mengakhiri berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat.
"Ruben sudah keluar klarifikasi, saya kira cukuplah ya, cukup," pungkasnya.




