Fuso Tambah Pengguna eCanter, Fastana Logistics Jadi Pelanggan Baru

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation di Indonesia, menyerahkan satu unit truk listrik Mitsubishi Fuso eCanter kepada konsumen terbarunya.

Adalah perusahaan Fastana Logistics Indonesia. Penyerahan ini menjadi bagian dari upaya memperluas adopsi kendaraan niaga listrik di sektor logistik nasional.

Sales & Marketing Director KTB, Aji Jaya mengatakan, Fastana merupakan pelanggan lama Mitsubishi Fuso yang hingga kini telah mengoperasikan lebih dari 400 unit Canter dan Fighter X untuk mendukung kegiatan operasionalnya.

"Terima kasih atas kepercayaan Fastana kepada produk Mitsubishi Fuso. Penyerahan eCanter ini menjadi langkah bersama untuk menguji operasional bisnis yang lebih maju sekaligus ramah lingkungan," ujar Aji di ICE BSD, Tangerang, Selasa (4/7).

Menurut dia, sejak resmi diluncurkan pada 2024, Fuso eCanter telah mencatatkan tonggak penting sebagai kendaraan niaga listrik yang diterima konsumen di Indonesia. Hal itu menunjukkan bahwa solusi transportasi niaga berbasis listrik mulai mendapat tempat di industri logistik.

Aji menambahkan, Mitsubishi Fuso tidak hanya menawarkan kendaraan, tetapi juga memastikan kelancaran operasional pelanggan melalui layanan purna jual yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dukungan tersebut meliputi teknologi pendukung kendaraan listrik seperti mobile charging, hingga kesiapan mekanik yang telah dibekali kemampuan menangani kendaraan listrik.

"Sebagai andalan bisnis sejati, kami berkomitmen mewujudkan zero downtime bagi operasional konsumen. Harapannya, eCanter dapat memberikan nilai tambah sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis Fastana Logistics Indonesia," katanya.

Sementara itu Direktur PT Fastana Logistics Indonesia Subagyo Rahardjo menyebut, penyerahan eCanter menjadi langkah awal transformasi armada logistik perusahaan yang berada di bawah naungan Kapal Api Group menuju kendaraan listrik.

Menurutnya, industri logistik kini tidak lagi hanya dituntut menghadirkan layanan yang andal, cepat, dan akurat, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan serta pengurangan emisi karbon.

"eCanter bukan hanya inovasi teknologi, tetapi juga investasi jangka panjang yang kami yakini mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menekan emisi karbon perusahaan," ujarnya.

Subagyo mengaku pengalaman awal menggunakan eCanter memberikan hasil yang positif bagi operasional perusahaan. Karena itu, pihaknya optimistis penggunaan truk listrik dapat terus dikembangkan di masa mendatang.

Ia juga menilai kolaborasi antara produsen kendaraan niaga dan pelaku usaha logistik menjadi faktor penting dalam mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

"Kerja sama seperti ini menjadi kunci agar transformasi dan adopsi transportasi logistik berbasis listrik dapat berjalan semakin baik ke depan," tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DKI kemarin, inflasi tahunan Jakarta hingga potensi aksi demonstrasi
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Antisipasi Kebakaran, Gulkarmat DKI bakal Tambah APAR di RT Setiap Tahun
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Siswa SMP di Pemalang Tewas Diduga Dibully, Teman Korban Diperiksa
• 10 jam laludetik.com
thumb
Roy Suryo Dukung Dokter Tifa Ajukan Praperadilan Sah Tidaknya Penghentian Penuntutan
• 18 menit laluokezone.com
thumb
Di Pelican Crossing Jakarta, Lampu Hijau Belum Tentu Aman bagi Pejalan Kaki
• 4 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.