TANGERANG, KOMPAS.com – Kehadiran bendera Merah Putih sepanjang 400 meter di lingkungan RW 06 Perumahan Puri Dewata Indah, Kelurahan Poris Plawad Utara, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, disambut antusias oleh warga.
Tak hanya menjadi hiasan menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, bendera raksasa tersebut juga membangkitkan semangat gotong royong dan nostalgia perayaan 17 Agustus di masa lalu.
Salah seorang warga, Mukhtar (45), mengatakan antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak proses pemasangan hingga setelah bendera selesai dibentangkan dan menjadi perhatian pengguna jalan yang melintas.
Baca juga: Cerita di Balik Bendera Merah-Putih 400 Meter di Tangerang, Dijahit 3 Jam
"Oh, kita sih antusias. Warga juga tidak banyak request maupun komplain atau apa. Ya sudah, pokoknya ya sudah begini, alhamdulillah," ucap dia saat ditemui Kompas.com, Selasa (4/8/2026).
Menurut Mukhtar, suasana tersebut mengingatkannya pada masa kecil ketika perayaan Hari Kemerdekaan selalu diramaikan dengan berbagai kegiatan di lingkungan tempat tinggal.
"Karena kan saya dan Pak RW itu kan anak milenial. Jadi kita selalu mengenang pada saat kita dulu kecil kan perayaannya wah begitu. Dulu ada lomba obor, pawai obor. Nah, kita di sini mencoba mewujudkan itulah," ujarnya.
Baca juga: Kisah Ketua RW Tangerang Nekat Bentangkan Bendera Merah Putih 400 Meter demi Ubah Citra Kampung
Ia menjelaskan, kemeriahan perayaan HUT RI di RW 06 tidak hanya ditandai dengan pemasangan bendera sepanjang 400 meter.
Warga juga telah menyiapkan berbagai kegiatan lain, seperti perlombaan yang dikelola Karang Taruna, upacara bendera pada 17 Agustus, hingga pawai keliling lingkungan.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dibiayai secara swadaya melalui iuran rutin warga dan sumbangan sukarela masyarakat.
Baca juga: Bendera 400 Meter dan Gapura Galon Bekas, Cara Warga Cipondoh Tangerang Sambut HUT RI
"Kita swadaya masyarakat. Kan ada iuran bulanan itu. Dan swadaya dari siapa saja masyarakat yang mau menyumbang, kita terima. Kita tidak mengadakan edaran, tapi kalau ada yang menyumbang, kita terima," ucapnya.
Antusiasme serupa juga dirasakan Eni (45).
Menurut dia, keberadaan bendera Merah Putih raksasa membuat suasana peringatan Hari Kemerdekaan di lingkungan mereka terasa lebih semarak.
"Ada bendera ini ya senang ya, jadi tambah kayak menambah semaraknya aja," ungkap dia kepada Kompas.com, Selasa.
Baca juga: Sambut HUT Ke-81 RI, Kota Bogor Akan Dipenuhi 5.000 Bendera Merah Putih dan Umbul-umbul
Eni mengatakan, semangat kebersamaan warga juga terlihat selama proses persiapan pemasangan bendera.
Kaum ibu turut ambil bagian dengan menyiapkan makanan dan minuman bagi warga yang bekerja memasang dekorasi.
"Saya bikin rujak, Ibu itu bikin es kelapa, oh macam-macam," ucap dia.
Baca juga: Saat KSP Dudung Ikuti Upacara Bendera Bersama Siswa SDN 3 Ciseureuh
Sementara itu, warga lainnya, Siti Parihatun (50), menilai pemasangan bendera tersebut bukan sekadar mempercantik lingkungan, tetapi juga memperkuat rasa cinta Tanah Air.
"Dan kita menunjukkan bahwa kita Indonesia adalah negara yang the best-lah," ucapnya saat diwawancara Kompas.com, Selasa.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




