"Publik Berhak Tahu Mengapa Pagar Harus Dibongkar"

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Polemik pemasangan hingga pembongkaran pagar tinggi di sejumlah mal di Jakarta dan sekitarnya dinilai menunjukkan pentingnya keterbukaan pemerintah dalam menjelaskan dasar sebuah kebijakan kepada masyarakat.

Pengamat tata kota Universitas Indonesia (UI), M Azis Muslim, menilai masyarakat berhak mengetahui alasan yang melatarbelakangi permintaan pembongkaran pagar agar kebijakan tersebut tidak memunculkan beragam tafsir.

"Publik berhak tahu mengapa pagar harus dibongkar. Kalau memang ada aturan yang dilanggar, sampaikan kepada masyarakat apa aturannya dan di mana letak pelanggarannya," kata Azis kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Selasa (4/8/2026).

Baca juga: Pengamat: Simbol Pagar Mal dan Bank Picu Spekulasi, Pemerintah Harus Meluruskan

Menurut Azis, penjelasan tersebut penting agar masyarakat memahami bahwa sebuah kebijakan diambil berdasarkan prinsip dan regulasi, bukan sekadar respons terhadap polemik yang berkembang.

Ia mengatakan, pemerintah perlu menyampaikan secara terbuka dasar pertimbangan ketika meminta pengelola kawasan komersial membongkar pagar yang telah dipasang.

"Ketika memang ada hal yang dilanggar, regulasi yang dilanggar harus ada penjelasannya. Ini menjadi sangat penting agar publik memiliki kejelasan," ujar dia.

Azis menilai komunikasi yang terbuka juga perlu dibangun bersama pengelola kawasan komersial sehingga tidak muncul kesan bahwa keputusan diambil secara sepihak.

"Komunikasi itu harus dilakukan secara kolegial. Jangan hanya memberikan penjelasan sepihak, baik dari asosiasi maupun dari pemerintah," katanya.

Menurut dia, penjelasan yang utuh dapat mencegah munculnya berbagai spekulasi di tengah masyarakat, terutama ketika kebijakan menyangkut ruang publik yang digunakan banyak orang.

Baca juga: Mengapa Pagar Mal Kasablanka Bikin Heboh? Pakar Soroti Cara Komunikasi Pemerintah

"Publik akan lebih mudah menerima sebuah kebijakan jika mengetahui apa yang menjadi dasar pertimbangannya," ucap Azis.

Dibangun mendadak, dibongkar mendadak

Azis juga menyoroti pemasangan maupun pembongkaran pagar yang berlangsung dalam waktu singkat sehingga memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat.

Menurut dia, kondisi tersebut seharusnya diikuti penjelasan yang lengkap dari seluruh pihak terkait.

"Kenapa dibangun, lalu kenapa dibongkar? Faktor-faktor yang mendasarinya harus dijelaskan secara utuh. Dengan begitu, keresahan publik bisa diredam," kata Azis.

Ia menambahkan, komunikasi yang baik akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah maupun pengelola kawasan komersial.

KOMPAS.com/HANIFAH SALSABILA Mal Kota Kasablanka di Jakarta Selatan, dikelilingi pagar, Jumat (31/7/2026).

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
Pagar sempat jadi sorotan

Sebelumnya, pagar setinggi sekitar dua meter yang dipasang di depan Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan, menjadi sorotan publik setelah dikaitkan dengan isu antisipasi demonstrasi pada Agustus 2026. Tak lama kemudian, pagar tersebut dibongkar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pernyataan Lengkap Kedubes Iran soal Senjata Nuklir yang Disinggung Prabowo
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Penyintas Ungkap Kronologi Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Bertahan Lima Jam di Tengah Laut
• 8 jam lalueranasional.com
thumb
Pemkab Pasuruan Ajukan Empat Raperda, Perkuat Regulasi Bangunan hingga BUMDes
• 22 jam laluberitajatim.com
thumb
Menkum: Dorong Investasi, September Ada 470 Layanan Hanya Bisa Diakses Digital
• 48 menit lalukumparan.com
thumb
2 Penggali Sumur di Trenggalek Tewas Tertimbun Longsor, Evakuasi Berlangsung 9 Jam
• 1 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.