JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia masih akan didominasi cuaca kering pada Dasarian I Agustus 2026.
Sebanyak 92,59 persen wilayah diprediksi hanya akan menerima curah hujan kategori rendah seiring masih kuatnya pengaruh fenomena El Nino.
Dalam analisis dinamika atmosfer sepekan ke depan, BMKG menyebut sekitar 7,41 persen wilayah lainnya diprakirakan mengalami curah hujan kategori menengah.
"Pada periode ini belum terdapat wilayah yang diprakirakan mengalami curah hujan kategori tinggi maupun sangat tingg," tulis BMKG dalam pernyataannya.
BMKG menjelaskan, perkembangan iklim global masih mendukung berlanjutnya kondisi cuaca kering di Indonesia.
Baca Juga: BMKG Ungkap Hari Tanpa Hujan Makin Panjang, Bantul Tembus 90 Hari
Berdasarkan hasil pemantauan, nilai indeks Nino 3.4 dasarian mencapai +2,45 dan Southern Oscillation Index (SOI) berada di angka -29,2. Kondisi tersebut menunjukkan El Nino kuat masih berlangsung dan berpotensi mengalami penguatan.
Di sisi lain, anomali suhu muka laut di Samudra Hindia pada Dasarian III Juli mencatat indeks Indian Ocean Dipole (IOD) sebesar +0,44 yang mengindikasikan kecenderungan menuju fase IOD Positif.
"Kombinasi fenomena tersebut secara umum berkontribusi terhadap berkurangnya pembentukan awan hujan dan penurunan curah hujan di berbagai wilayah Indonesia," jelas BMKG.
Hujan Masih Berpeluang TurunPenulis : Rizky L Pratama Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- BMKG
- prakiraan cuaca
- curah hujan
- El Nino
- hujan
- cuaca kering




