APINDO Bulukumba Bidik Investor dan Kerja Sama Jepang, Fokus Kembangkan Potensi Daerah

terkini.id
2 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar – Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) APINDO Bulukumba, H. Islamuddin Sulaiman, mengajak para pelaku usaha di Kabupaten Bulukumba untuk bersatu dalam wadah APINDO guna memperkuat kolaborasi, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan daya saing daerah dalam menarik investasi.

Ajakan tersebut disampaikan H. Islamuddin Sulaiman usai mengikuti Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkornas) APINDO, yang menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus pembahasan isu-isu strategis dunia usaha di Indonesia.

Dalam forum tersebut, DPK APINDO Bulukumba dipercaya menjadi salah satu perwakilan yang menyampaikan pandangan terkait organisasi, program kerja, dan kemitraan strategis. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk mempromosikan berbagai potensi unggulan Kabupaten Bulukumba kepada kalangan pengusaha nasional.

“Kami mengangkat berbagai potensi yang dimiliki Bulukumba, terutama di sektor perikanan, pertanian, perkebunan, dan pariwisata. Potensi ini perlu terus dipromosikan agar mampu menarik minat investor,” kata H. Islamuddin Sulaiman.

Menurutnya, Bulukumba memiliki sumber daya yang melimpah dan peluang investasi yang besar. Namun, masuknya investor membutuhkan upaya bersama melalui penguatan jaringan dan kolaborasi lintas sektor.

Selain mempromosikan potensi daerah, APINDO Bulukumba juga tengah mempersiapkan kerja sama dengan perusahaan asal Jepang.

Program tersebut ditujukan untuk membuka akses kerja bagi generasi muda Bulukumba melalui peningkatan kompetensi, khususnya kemampuan berbahasa Jepang.

“Kami memiliki rencana menjalin kerja sama dengan perusahaan Jepang melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Pemuda Bulukumba nantinya akan dibekali kemampuan bahasa sebagai modal untuk bekerja di Jepang. Ini menjadi salah satu program strategis kami,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tantangan utama dalam mengembangkan investasi di daerah adalah membangun kepercayaan investor sekaligus memperluas jaringan dengan dunia usaha di tingkat nasional.

“Mendatangkan investor memang tidak mudah. Karena itu kami terus membangun jaringan dengan perusahaan-perusahaan, baik yang berada di Jakarta, Makassar maupun daerah lain, agar investasi dapat masuk ke Bulukumba,” jelasnya.

H. Islamuddin menegaskan, APINDO Bulukumba terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi para investor.

“Pemerintah Kabupaten Bulukumba sangat terbuka terhadap investasi. Kami yakin Bupati Bulukumba membuka seluas-luasnya peluang bagi investor yang ingin menanamkan modal di daerah ini,” ungkapnya.

Selain pemerintah daerah, APINDO Bulukumba juga menjalin kolaborasi dengan Perseroda, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), serta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk memperkuat promosi investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Meski demikian, ia mengakui keterbatasan permodalan masih menjadi tantangan yang harus dihadapi pelaku usaha di Bulukumba.

“Permodalan masih menjadi tantangan utama. Karena itu kami berharap dapat membangun kolaborasi dengan investor lokal maupun investor di Sulawesi Selatan agar lebih banyak kegiatan investasi yang masuk ke Bulukumba,” tuturnya.

Sebagai tindak lanjut hasil Rakerkornas APINDO, H. Islamuddin Sulaiman mengajak seluruh pengusaha di Bulukumba bergabung dalam APINDO sebagai wadah memperkuat komunikasi, membangun jejaring usaha, dan memperluas peluang kemitraan.

“Kami mengajak seluruh pengusaha di Bulukumba bergabung bersama APINDO. Dengan organisasi ini kita bisa membangun komunikasi, memperluas jaringan, berdiskusi, bertukar gagasan, hingga melahirkan keputusan-keputusan strategis yang bermanfaat bagi dunia usaha,” pungkasnya.

Pada Rakerkornas APINDO tersebut, DPK APINDO Bulukumba hadir dengan sekitar delapan orang delegasi sebagai bentuk komitmen memperkuat peran organisasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan investasi di Kabupaten Bulukumba.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kendaraan EV LFP Gempur Pasar RI, Bahlil Sebut Baterai Nikel Masih Unggul
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Presiden Iran Pastikan Pihak Tak Bermaksud Picu Ketegangan di Timur Tengah
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perkuat Konektivitas Nasional Berkelanjutan, Jasa Marga Raih Transportasi Indonesia Award 2026
• 10 jam lalumediaapakabar.com
thumb
ASDP Terapkan Sterilisasi Penuh Enam Pelabuhan Mulai 5 Agustus 2026 untuk Perkuat Keselamatan Penyeberangan
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Register Manual ke Pusat Kendali Digital: Dukcapil Satukan Bangsa Lewat Rakornas
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.