JAKARTA, DISWAY.ID - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mengaku belum menerima surat Presiden (Surpres) terkait pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Nggak ada, Nggakada!," kata Sahroni kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026.
Sahroni memastikan belum ada pemberitahuan mengenai pengiriman Surpres tersebut. Menurutnya, apabila surat itu telah dikirim, DPR tentu akan mengetahuinya.
BACA JUGA:Kadin Indonesia dan Thai Chamber Gelar Forum Bisnis, Targetkan Kerja Sama Bilateral Tembus USD 20 Miliar
"Belum, nggak ada masalahnya! Kalau isu dikirim kan kita udah tahu. Kalau kalian tanya, pasti gua jawab. Masalahnya belum ada," jelas dia.
Ketika kembali ditanya apakah Surpres tersebut belum dibuka, Sahroni kembali membantah adanya surat tersebut.
"Tidak lah, nggak, nggak ada!" tegasnya.
Lebih lanjut, Politisi Partai NasDem ini menilai kinerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo masih baik sehingga belum perlu dilakukan pergantian jabatan di tengah isu yang beredar.
Menurut Sahroni, isu pergantian Kapolri memang menguat karena Listyo Sigit telah menjabat selama sekitar lima tahun.
BACA JUGA:Kemenkes Ungkap 1 Juta Warga Jadi Hipertensi Saat CKG Tahun Kedua
Namun, ia menegaskan hal tersebut bukan berarti ada catatan buruk terhadap kinerja Kapolri.
"Enggak, Kapolri bagus kok. Cuman kan isu terkait dengan bagaimana Kapolri diganti kan hembusannya kenceng. Wajar, kan beliau udah lima tahun," ujar Sahroni.
Ia menilai munculnya dorongan pergantian merupakan hal yang lumrah. Menurutnya, ada pihak-pihak yang menginginkan regenerasi kepemimpinan setelah masa jabatan yang cukup panjang.
"Karena lama, orang ada yang enggak suka. Ya dimaklumin aja," ujarnya.





