jakarta.jpnn.com - Anggota DPR Firnando Hadityo menyambut hangat kedatangan santri Pondok Pesantren Darul Amanah Sukorejo, Kendal, di kompleks DPR/MPR, Jakarta.
Kedatangan santri Ponpes Darul Amanah Sukorejo menciptakan sejarah tersendiri.
BACA JUGA: Habiburokhman Sebut DPR Akan Kebut RUU Perampasan Aset
Darul Amanah Sukorejo menjadi ponpes pertama yang mendapatkan kesempatan istimewa untuk meninjau langsung pusat legislatif negara.
"Pondok Pesantren Darul Amanah adalah pesantren yang besar. Harapan saya, suatu saat nanti ada santri dari Darul Amanah yang bisa duduk menjadi anggota legislatif dan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa," ujar Firnando Hadityo Ganinduto, Selasa (4/8).
BACA JUGA: DPR Minta Latihan Militer Calon Manajer Dievaluasi, Tetapi Koperasi Desa Harus Dilanjutkan
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah, K.H. Muhammad Fatwa mengatakan lawatan edukatif ini memiliki makna krusial bagi pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan para santri.
Menurutnya, pengalaman langsung berinteraksi dengan lembaga tinggi negara akan membuka cakrawala berpikir generasi muda pesantren.
BACA JUGA: DPR Terima Mahasiswa Trisakti, Saan Mustopa Sebut Stabilitas Ekonomi dan Politik Sangat Penting
"Melalui kunjungan ini, santri dapat belajar secara langsung bagaimana para wakil rakyat bekerja memperjuangkan aspirasi rakyat,” kata dia.
Dia berharap kunjungan ini mampu menumbuhkan motivasi dan cita-cita yang tinggi pada diri santri.
“Ketika lulus nanti, mereka siap berkarier di tengah masyarakat, menjadi wakil rakyat yang amanah, membela suara rakyat, serta mendedikasikan diri sepenuhnya untuk membela tanah air," tutur Muhammad Fatwa.
Dia menjelaskan Pondok Pesantren Darul Amanah senantiasa berkomitmen mendidik dan melahirkan calon-calon pemimpin masa depan yang memiliki integritas moral tinggi, nasionalisme yang kuat, serta siap berkontribusi nyata dalam berbagai sektor kemasyarakatan dan pembangunan nasional.
Melalui rangkaian kunjungan kenegaraan ini, jajaran pengurus Organisasi Santri Darul Amanah (OSDA) diharapkan bisa menyerap ilmu kepemimpinan secara langsung (experiential learning).
Mereka juga diharapkan bisa memperluas wawasan kebangsaan serta menularkan semangat positif tersebut kepada ribuan santri lainnya di lingkungan kampus Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal. (jos/jpnn)
Redaktur & Reporter : Ragil




