JAKARTA, DISWAY.ID-- Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai kinerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo masih baik sehingga belum perlu dilakukan pergantian jabatan.
Menurut Sahroni, isu pergantian Kapolri memang menguat karena Listyo Sigit telah menjabat selama sekitar lima tahun.
BACA JUGA:Senyapnya Kabin Mitsubishi New XForce HEV, Sarat Performa dan Efisien
Namun, ia menegaskan hal tersebut bukan berarti ada catatan buruk terhadap kinerja Kapolri.
"Enggak, Kapolri bagus kok. Cuman kan isu terkait dengan bagaimana Kapolri diganti kan hembusannya kenceng. Wajar, kan beliau udah lima tahun," kata Sahroni kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026.
Ia menilai munculnya dorongan pergantian merupakan hal yang lumrah. Menurutnya, ada pihak-pihak yang menginginkan regenerasi kepemimpinan setelah masa jabatan yang cukup panjang.
"Karena lama, orang ada yang enggak suka. Ya dimaklumin aja," ujarnya.
BACA JUGA:FHI 2026 Pecahkan Rekor! Hadirkan 576 Perusahaan dari 33 Negara dan Ribuan Pelaku Industri
Meski demikian, Sahroni menilai Kapolri telah menunjukkan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan, namun hal itu dinilai wajar mengingat besarnya tanggung jawab yang diemban.
"Tapi kan ini aspek profesionalisme yang dilakukan oleh Pak Sigit. Dia bekerja luar biasa. Pengamanan, walaupun ada kurangnya, wajar. Namanya pemimpin kalau enggak ada kurangnya, itu namanya Tuhan," jelasnya.
Sahroni menambahkan, memimpin institusi kepolisian yang bertanggung jawab atas keamanan lebih dari 280 juta penduduk Indonesia bukanlah pekerjaan yang mudah.
BACA JUGA:Transnusa dan Tourism Authority of Thailand Resmi Gandeng Tangan, Rute Jakarta–Bangkok Makin Diperkuat
Ia juga membedakan antara kinerja institusi dengan tindakan oknum yang terkadang mencoreng nama Polri.
"Tapi dengan pekerjaan dia luar biasa mencakup 280 juta orang, enggak gampang. Tapi kan ada oknum-oknum yang mengatasnamakan institusi, itu biasa," ujarnya
- 1
- 2
- »





