KNKT Selidiki Penyebab Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2, Fokus Temukan Bangkai Kapal

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyelidiki penyebab kebakaran kapal KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep.

Aleik Nurwahyudy Investigator Keselamatan Pelayaran KNKT mengatakan, penentuan lokasi bangkai kapal menjadi langkah awal yang dilakukan untuk memeriksa kondisi fisik kapal sebagai bukti penting mengungkap penyebab kebakaran.

“Idealnya memang kita harus menemukan bukti atau evidence yang akan mendukung analisis kita, terutama kondisi kapalnya,” katanya di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, pada Selasa (4/8/2026).

Ia memprakirakan bahwa proses investigasi tidak mudah karena tim harus lebih dulu menemukan posisi kapal yang diduga telah tenggelam.

“Ini tentunya menjadi tantangan buat investigasi,” imbuhnya.

Jika kapal ditemukan berada di dasar laut, KNKT akan melanjutkan investigasi dengan pemeriksaan bawah air untuk memperoleh data yang dapat mendukung analisis penyebab kecelakaan.

“Pertama, kita harus memastikan di mana dulu posisi kapalnya, kemudian bagaimana kita melakukan pemeriksaan bawah airnya kalau kapalnya memang ketemu di bawah air, bukan di permukaan,” ucapnya.

Aleik mengatakan, selain pemeriksaan fisik kapal, penyelidikan juga akan mencakup berbagai aspek lain untuk mengungkap penyebab pasti terjadinya kebakaran.

Ia menyebut, nvestigasi kali ini memiliki tantangan lebih besar karena lokasi kapal berada di laut terbuka dengan kedalaman sekitar 50 meter.

Kondisi itu menurutnya, membuat kebutuhan sumber daya menjadi lebih besar dibandingkan investigasi insiden kapal terbakar yang terjadi tahun lalu.

Meski demikian, KNKT optimistis bahwa investigasi bisa berjalan dengan dukungan dari berbagai pihak.

“Kami membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk membantu investigasi ini. Investigasi tidak hanya dalam konteks pemeriksaan fisik kapal, tetapi juga dalam lingkup investigasi yang lebih luas lagi,” pungkasnya. (ris/saf/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lebih Selektif Pilih Rekanan, Marjin Laba Arsy Buana (HAJJ) Melonjak 40,61 Persen
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Lautan Air Indonesia Gresik Raih Penghargaan Gold Industri Ramah Lingkungan
• 46 menit lalujpnn.com
thumb
Dukung Indonesia Emas 2045, Mubes V BMK 1957 Siap Cetak Kader Penggerak Partai Golkar
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Mercy Barends Dorong Komite Independen dalam RUU Perampasan Aset untuk Perkuat Akuntabilitas
• 13 jam lalupantau.com
thumb
"Kalau Cerita ke Orang Kadang Takut Disebarkan" Kala Anak Muda Lebih Pilih Curhat ke AI
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.