Manajemen Pakuwon Mal Jogja memberikan penjelasan soal pemasangan pagar besi berwarna hijau di mal tersebut. Manajemen menyebut pemasangan pagar telah direncanakan tahun sebelumnya.
"Sebenarnya ini sudah planning dari tahun lalu. Sudah untuk pembudgetan sejak tahun lalu. Karena kan memang di kami ini belum ada pagarnya, kan. Jadi kemudian kenapa harus dikerjakannya di bulan Agustus? Tidak, seharusnya kami itu sudah memang dari pertengahan, dari awal Juli bahkan, untuk mengerjakan ini," General Manager Pakuwon Mall Jogja, Vicky Ratih, kepada wartawan.
Waktu Agustus dipilih karena musim kemarau sehingga memudahkan proses pengecatan. Tidak ada alasan keamanan dalam pemasangan pagar besi ini.
"Jadi jujur agak mengagetkan buat kami ketika masyarakat atau netizen meresponsnya dikaitkan dengan sisi keamanan," katanya.
"Karena sebetulnya ini sudah menjadi agenda sejak tahun lalu. Dan seharusnya itu sudah menjadi no issue di internal kami. Karena kami juga membangun di sempadan pagar yang sudah sesuai dengan ketentuan, yang mana kami tidak melanggar seharusnya," tuturnya.
Vicky mengatakan pagar tersebut juga tidak mengelilingi mal. Sementara ini, pembangunan pagar tengah disetop.
"Karena lagi kayak begini, kami hold. Karena kami tidak mau menambah kegelisahan. Kami jujur tidak menyangka bahwa itu akan membuat kegelisahan seperti itu," katanya.
Selain itu dia menjelaskan masyarakat juga masih ramai mengunjungi mal. Demikian pula banyak perusahaan yang mempercayakan investasinya di mal-mal di Yogya.
"Jadi jangan digoreng dengan isu-isu keamanan yang membuat investasi jadi takut. Jadi yang enggak-enggak," katanya.
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan pemasangan pagar di Pakuwon Mal tidak berkaitan dengan isu keamanan.
"Tapi kalau isu-isu nggak bener. Negara kita aman nggak ada hal yang perlu dikhawatirkan," kata Harda.





