AP (10), bocah asal Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, yang sempat dilaporkan hilang setelah berpamitan membeli jajanan di warung, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat. AP kini telah kembali berkumpul bersama keluarganya.
Sebelumnya, sang ibu, Nurjanah, sempat menangis histeris saat mendatangi Pos Polisi Graha Bunga, Pondok Aren pada Senin (3/8/2026), untuk meminta bantuan karena putranya tidak kunjung pulang sejak Minggu (2/8/2026) siang.
Setelah dilakukan pencarian oleh keluarga dan kepolisian, Ario akhirnya ditemukan pada Selasa (4/8/2026). Kapolsek Pinang, Ipda Adityo Wijanarko, memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
"Anak tersebut ternyata singgah ke rumah saudaranya atau keluarganya. Kemudian yang bersangkutan diantar pulang kembali oleh pihak keluarga. Tidak ada indikasi tindak pidana," ujar Adityo.
Kabar ditemukannya Ario menjadi momen haru bagi Nurjanah yang selama dua hari terakhir terus mencari keberadaan putranya.
"Saya lagi di tempat fotokopi, tiba-tiba ditelepon sama tantenya. Katanya anak saya sudah ada di rumah dan diantar sama keluarganya. Saya langsung nangis, sujud syukur. Senang banget anak saya pulang," ujar Nurjanah.
Menurut penuturan keluarga, Ario sempat berkeliling menggunakan sepeda setelah keluar rumah. Dalam perjalanan, ia merasa kebingungan karena harus melewati sejumlah ruas jalan yang sedang terdapat proyek galian.
Kondisi tersebut membuat Ario tidak melanjutkan perjalanan pulang. Bocah yang masih duduk di bangku kelas lima sekolah dasar itu kemudian beberapa kali berhenti untuk beristirahat.
"Katanya sempat bingung karena ada galian jalan. Dia juga sempat istirahat dua kali dan makan di warteg," kata Nurjanah.
Bermalam di Rumah TanteSetelah berkeliling cukup jauh, Ario akhirnya mendatangi rumah salah satu tantenya dan bermalam di sana.
Awalnya pihak saudara yang ditemui Ario juga sempat kebingungan karena sudah lama tidak bertemu dengannya. Saat terakhir bertemu, Ario masih duduk di bangku kelas tiga SD dengan postur tubuh yang jauh lebih kecil.
"Dia datang malam hari. Tantenya juga sempat bingung karena pas terakhir ketemu badannya masih kecil, masih kelas tiga SD. Sekarang sudah kelas lima, jadi sempat enggak langsung kenal," ungkap Nurjanah.
Sebelumnya, Nurjanah bersama suaminya telah mencari Ario ke berbagai lokasi, mulai dari lingkungan sekitar rumah, rumah kerabat, hingga menyebarkan informasi melalui grup sekolah serta lingkungan RT dan RW. Namun keberadaan Ario belum juga diketahui sehingga keluarga memutuskan meminta bantuan kepolisian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Pinang langsung memberikan pendampingan, membuat laporan resmi, dan mengerahkan personel untuk membantu proses pencarian.
Dengan ditemukannya Ario dalam kondisi sehat dan selamat, pihak keluarga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat serta jajaran kepolisian yang telah membantu selama proses pencarian berlangsung.
Kapolsek Pinang mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada pihak berwajib apabila ada anggota keluarga, khususnya anak-anak, yang tidak diketahui keberadaannya dalam waktu yang tidak wajar agar proses pencarian dapat dilakukan lebih cepat.





