Berantas Tramadol, Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Berhadiah bagi Warga Jabar

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bandung: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menggelar sayembara berhadiah bagi warga yang berani melaporkan lokasi penjualan obat terlarang jenis Tramadol dan minuman keras (miras) ilegal melalui media sosial.

Langkah ini diambil menyusul keprihatinan atas maraknya peredaran obat-obatan terlarang yang dinilai merusak kesehatan dan masa depan generasi muda di Jawa Barat. Sebelumnya, Dedi juga sempat menarik perhatian publik dengan sayembara serupa untuk menangkap pelaku begal.

Dalam penjelasannya, Dedi Mulyadi mengajak seluruh warga Jawa Barat untuk aktif memantau lingkungan mereka. Warga diminta mengunggah (upload) bukti atau informasi mengenai keberadaan warung penjual Tramadol dan miras ilegal ke platform media sosial mereka.

"Sekarang ini banyak orang yang jualan Tramadol dan warung-warung minuman keras ilegal. Bagi warga Jabar, siapa yang bisa mem-posting, menceritakan warung-warung Tramadol di media sosial, saya akan kasih hadiah juga," ujar Dedi Mulyadi dalam tayangan Headline News Metro TV, Selasa 4 Agustus 2026. 

Baca Juga :

Dedi Mulyadi Bergeming Sayembara Tangkap Begal Tuai Kritik
Ia menegaskan bahwa gerakan ini bertujuan untuk mempersempit ruang gerak para pedagang yang merusak moral anak bangsa. 

"Ayo, kita ramaikan media sosial kita dengan menayangkan orang-orang yang berdagang di Jawa Barat merusak moral anak-anak Jawa Barat," tambahnya.

Meskipun melibatkan partisipasi masyarakat melalui media sosial, Dedi menekankan bahwa penegakan hukum tetap menjadi prioritas. Ia menyebutkan bahwa di setiap desa dan kelurahan sudah terdapat personel Babinsa
dan Bhabinkamtibmas yang siap menindaklanjuti laporan warga.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Barat yang menyatakan komitmen penuh untuk memberantas peredaran obat-obat terlarang dan miras tanpa izin di seluruh wilayah Jawa Barat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Lelang Gula Terus Turun, Petani Tebu Kediri Usulkan Harga Acuan Naik Jadi Rp16.875 per Kg
• 17 jam laluberitajatim.com
thumb
Cek 14 Lokasi Layanan Samsat Keliling Jadetabek 4 Agustus 2026
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polemik Pagar Kota Kasablanka Dinilai Muncul karena Pemerintah Kurang Jelaskan Kebijakan
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Khofifah dan Konjen Tiongkok Bahas Peluang Kerja Sama Industri Perkapalan di Jawa Timur
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Geger! Mayat Pria Tanpa Kepala dan Kaki Ditemukan dalam Karung di Depok
• 8 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.