JAKARTA, DISWAY.ID - RSUD Umbu Rara Meha, Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) sampaikan permintaan maaf usai salah satu nakes turut memberikan komentar jahat pada utas pasien BPJS.
Pengguna akun Thread dengan username @hi.clarissa diketahui merupakan tenaga medis (nakes) yang juga meninggalkan komentar bernada negatif.
Dalam utas pasien BPJS yang curhat terkait pelayanan di salah satu rumah sakit, akun tersebut berkomentar dengan nada sindiran hingga menuai sorotan publik.
BACA JUGA:Profil dan Biodata Elda Putri Rahardini Dokter Awardee LPDP Tulis Komentar Jahat di Utas Pasien BPJS
"Ya itu artinya kamarnya full di isi sama orang sakit, semuanya sakit bukan cuma lo doang, bukan masalah BPJS atau enggak-nya, orang ruangannya penuh, yang selalu kosong ada noh, kamar jenazah," komentar @hi.clarissa pada akun Threads @yurizaltrich dikutip Selasa, 4 Agustus 2026.
Komentar tersebut mencuri perhatian publik, pemilik akun yang merupakan seorang nakes itu memberikan respon yang jauh dari kata empati.
Hal itu tidak mencerminkan sikap empati yang seharusnya dijunjung tinggi oleh tenaga kesehatan.
Sementara itu, pemilik utas yang merupakan pasien BPJS dikabarkan telah meninggal dunia pada 31 Juli 2026.
Klarifikasi RSUD Umbu Rara MehaMelansir dari akun Instagram resmi @rsudurm, rumah sakit tersebut menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan oleh salah satu nakes yang bekerja di RSUD Umbu Rara Meha.
BACA JUGA:Profil dan Riwayat Pendidikan Benny Christian Sihombing, Dokter Suruh Pasien BPJS Pindah ke Kamar Jenazah
RSUD Umbu Rara Meha telah memanggil Clarissa untuk penanganan internal terkait komentar negatif yang ditinggalkannya.
"Terkait hal ini, manajemen telah mengambil langkah penanganan internal terhadap yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan dan kebijakan yang berlaku." tulis keterangannya.
Pihak rumah sakit menyampaikan bahwa komentar tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang diterapkan dan termasuk dalam pelanggaran kode etik.
"Kami menegaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi dan tidak mencerminkan nilai Rumah Sakit, juga merupakan pelanggaran terhadap Kode Etik Rumah Sakit." sambungnya.
RSUD Umbu Rara Meha memastikan agar seluruh nakes untuk bijaksana dan berhati-hati dalam berkomentar.
- 1
- 2
- »




