Manajemen Orderkuota ajak masyarakat tak tertipu kontak palsu

antaranews.com
12 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Manajemen aplikasi Orderkuota mengajak masyarakat agar tidak tertipu dengan kontak palsu Contact Service (CS) yang beredar di mesin pencari seperti google termasuk pada fitur Google AI Overview.

“Kami menegaskan bahwa seluruh kontak WhatsApp yang mengatasnamakan CS Orderkuota di internet adalah bodong dan berpotensi merugikan masyarakat,” kata Tim Legal Orderkuota, Aprillya di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan tindakan oknum tak bertanggung jawab yang mencatut nama perusahaan tersebut dinilai sangat meresahkan.

Pihaknya mengonfirmasi telah menerima sejumlah laporan dari pengguna yang menjadi korban maupun hampir terjerat modus penipuan akibat menghubungi nomor palsu yang muncul di mesin pencari.

"Kami menegaskan bahwa Orderkuota tidak menyediakan layanan Customer Service melalui nomor WhatsApp pribadi maupun nomor WhatsApp yang beredar di luar kanal resmi perusahaan," kata dia

Menurut dia, penyebaran informasi yang menyesatkan ini dinilai tidak hanya merusak reputasi platform, tetapi juga mengancam keamanan data pribadi hingga menimbulkan kerugian finansial bagi pengguna.

Baca juga: Masyarakat diimbau waspadai formulir elektronik program PTSL

Perusahaan memastikan tidak akan menoleransi segala bentuk penyalahgunaan merek dan terus mengambil langkah tegas untuk melindungi seluruh pengguna serta mitra.

Menurut dia, jalur pengaduan resmi hanya melalui aplikasi dan untuk menghindari risiko penipuan maupun pencurian data (phishing), masyarakat dan para mitra diminta tidak lagi mencari kontak bantuan Orderkuota melalui mesin pencari di internet.

Dirinya juga memberikan batasan penting yang wajib diketahui pengguna saat berinteraksi dengan tim dukungan resmi.

“Pihak CS Orderkuota dipastikan tidak akan pernah meminta data pribadi yang bersifat rahasia dalam kondisi apa pun,” kata dua.

Ia merinci sensitif yang haram diberikan kepada siapa pun meliputi PIN transaksi, kode OTP, password atau kata sandi akun, kode verifikasi, akses login akun, dan data keamanan rahasia lainnya

Menurut dia CS resmi Orderkuota juga tidak pernah menginstruksikan pengguna untuk mengalihkan dana atau mentransfer uang ke rekening pribadi dengan alasan apa pun.

Baca juga: Agar tak dibobol, awasi 5 modus jahat ini

“Apabila ada pihak yang meminta informasi tersebut, pengguna diminta langsung menghentikan komunikasi karena itu merupakan indikasi kuat upaya penipuan,” kata dia.

Ia menambahkan dalam menanggapi ancaman penipuan digital yang menyasar penggunanya, pihaknya kini menempuh langkah mitigasi secara komprehensif.

Selain menggenjot edukasi keamanan di media sosial dan aplikasi, perusahaan aktif mengumpulkan bukti serta menyisir akun, nomor, maupun tautan liar di internet yang mengatasnamakan Orderkuota tanpa izin.

Menurut dia penertiban ini melingkupi pelaporan resmi kepada pengelola platform digital terkait serta kanal pemerintah yang menangani konten digital merugikan masyarakat.

Di saat yang sama, Orderkuota terus memperkuat kehadiran informasi resminya di mesin pencari agar pengguna memperoleh referensi yang benar.

“Kami mengimbau seluruh pengguna dan mitra setia untuk selalu mengedepankan verifikasi mandiri di dalam aplikasi sebelum mempercayai informasi bantuan dari luar. Keamanan transaksi dan perlindungan data pengguna tetap menjadi prioritas utama kami,” kata dia.

Baca juga: Pengamat sebut keamanan siber indikator daya saing investasi negara

Baca juga: Akademisi ingatkan pentingnya regulasi kuat cegah ancaman siber


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gebrakan Baru China Bisa Bikin Amerika Makin Ditinggalkan
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Pembentukan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Riau
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Investor Kini Tak Lagi Hanya Cari Aplikasi Trading, Tapi Ekosistem Investasi
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Kronologi Penemuan Mayat dalam Karung di Depok, Dikira Sampah hingga Polisi Lakukan Autopsi
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Pertama Kalinya, Menko Djamari Kumpulkan Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung
• 21 menit lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.