Dukung Pendidikan Berkualitas, Gagas Program Inventarisasi Sekolah 3T

republika.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Generasi Emas institute terus berusaha menghasilkan sebuah gagasan untuk membuat program yang dapat membantu dan mendukung kerja-kerja pemerintah, khususnya di sektor pendidikan. Founder Generasi Emas Institute, Pangeran Mangkubumi menyebut, pendidikan sebagai investasi peradaban bangsa.

Oleh karena itu, kata dia, penting untuk memastikan seluruh siswa dan tenaga pendidik di Indonesia mendapat hak serta fasilitas pendidikan yang merata. Khususnya sekolah-sekolah yang berada di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Baca Juga
  • Purbaya Tegaskan APBN Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat
  • Siswa SD di Pandeglang Seberangi Sungai Demi Berangkat ke Sekolah
  • Gerbang SDN 57 Kendari Digembok, Siswa Belajar di Luar Sekolah

"Kami menggagas program Inventarisasi Sekolah 3T, kami akan melakukan pemetaan lapangan sekolah mana saja di Indonesia yang masuk kategori sekolah 3T untuk kemudian hasil penelitian kami itu, akan dikolaborasikan melalui skema pentahelix. Menurut kami membangun Indonesia itu harus jadi PR bersama," kata Pangeran dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Menurut Pangeran, gagasan Generasi Emas Institute untuk melakukan inventarisasi sekolah 3T dan kolaborasi pentahelix didukung oleh para peserta forum group discussion (FGD) di Kota Malang, Jawa Timur pada Senin (3/8/2026). FGD yang diikuti berbagai kalangan itu mengusung tema "Bonus Demografi dan Masa Depan Demokrasi Indonesia".

.rec-desc {padding: 7px !important;}

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Tak akan PHK PPPK dan Pengurangan Gaji ASN di Daerah
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Soal Oknum Nakes Bully Pasien, Kemenkes Minta Masyarakat Adukan ke KKI
• 19 menit lalukompas.com
thumb
22 RSUD Naik Kelas Jadi Lebih Modern, Layanan Kesehatan Masyarakat Kian Dekat
• 29 menit lalurctiplus.com
thumb
Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Singapura demi Tiket Semifinal Piala AFF 2026
• 20 jam lalubola.com
thumb
Misteri Mayat Mutilasi di Depok Dibuang 12 Hari Lalu
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.