Polisi Ungkap Tawuran Antar-Gang di Ciputat Dipicu Provokasi di Medsos

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Polisi mengungkap penyebab keributan antara kelompok Gang Nurul Huda dan Gang Swadaya di wilayah Kelurahan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Bentrokan yang terjadi pada Minggu (2/8) dini hari itu disebut dipicu aksi saling provokasi melalui media sosial.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan polisi menerima laporan dari warga melalui layanan 110 sekitar pukul 05.00 WIB. Petugas kemudian langsung mendatangi lokasi untuk mengantisipasi keributan meluas.

“Antara Gg Nurul Huda dan Gg Swadaya dan ini pada kejadian dari Minggu pagi di jam 5 subuh. Kami sudah siap, ada warga yang lapor, lewat 110, kami turun langsung untuk memantau situasi. Alhamdulillah tidak ada luka, tidak ada korban jiwa. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan penegakan hukum yang setinggi-tingginya,” kata Bambang kepada wartawan, Rabu (5/8).

Menurut Bambang, setelah kejadian polisi mendirikan pos pantau di wilayah kedua kelompok dan mengintensifkan patroli mobile mencegah bentrokan susulan.

“Yang kedua, untuk langkah pengamanan dan pencegahan di area tersebut, di dua kelompok tersebut, kami mendirikan pos pantau dan patroli mobile,” ujarnya.

Ia mengatakan pengamanan melibatkan unsur gabungan TNI, Polri, Brimob, pemerintah daerah, hingga personel Batalyon C. Aparat telah berjaga selama tiga hari berturut-turut sejak Minggu.

“Upaya dari kepolisian, upaya ini kami hadir, TNI-Polri, pemerintahan, dari Brimob, Batalyon C, juga turun. Tiga hari berturut-turut dari Minggu, Senin, Selasa, ini kami sudah berjaga,” ucapnya.

Selain melakukan patroli, polisi juga menggelar sweeping di kedua kubu dengan melibatkan sekitar 200 personel. Dari kegiatan tersebut, polisi mengamankan sejumlah orang dan beberapa senjata tajam.

“Kita juga laksanakan sweeping tadi bersama 200 personil, kita sweeping di dua kubu. Sampai kami amankan beberapa orang dan kami amankan senjata tajam. ini memang mainnya mereka melalui medsos. Ini pancing-pancingannya melalui medsos, kami sudah amankan dan sudah ditangkap juga adminnya,” kata Bambang.

Bambang menjelaskan pola pemicu bentrokan kini telah berubah dibandingkan beberapa dekade lalu. Jika sebelumnya tawuran dipicu pertemuan langsung antarkelompok, kini provokasi lebih banyak dilakukan melalui media sosial.

“Iya, dulu tahun 80-an tawuran semua, sekarang mereka mainnya, trigger-nya dari medsos, pancing-pancingannya dari sana,” ujarnya.

Bambang mengatakan kedua kelompok saling menantang melalui unggahan di media sosial hingga direct message.

“Saling posting-an itu tadi, ada yang saling nantang, ada yang lewat DM juga.”

Sebagai tindak lanjut, Polres Tangerang Selatan menggelar Apel Antisipasi Tawuran di GOR Ciputat pada Selasa (4/8). Apel dipimpin Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo dan diikuti personel Polri, TNI, Brimob, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, serta jajaran Polsek Ciputat Timur.

Usai apel, personel gabungan melakukan patroli skala besar, sweeping, dan penyisiran di sejumlah titik yang dinilai rawan tawuran serta lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan senjata tajam. Polisi menyebut langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah bentrokan susulan dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif di wilayah Ciputat.

Polres Tangerang Selatan juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para pemuda, untuk bersama-sama mengawasi lingkungan serta mencegah keterlibatan generasi muda dalam aksi tawuran. Polisi meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan agar dapat segera ditindaklanjuti.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kredit BNI (BBNI) Melejit 24,4% Jadi Rp 968,5 Triliun, LAR Turun Tajam Jadi 8,1%
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Prabowo Perintahkan Bahlil dan PLN Percepat Atasi Pemadaman Listrik di Kalimantan, Ini Penyebabnya
• 10 jam laludisway.id
thumb
Kemenag Perkuat Ruang Aman Anak melalui Regulasi, Kurikulum Cinta, dan Pembinaan Guru
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Purbaya Jamin Penempatan Dana Pemerintah di Himbara Tetap Berjalan
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pengedar Ribuan Butir Obat Keras Ilegal di Cengkareng Ditangkap
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.