SUMENEP, DISWAY.ID – Sempat terjadi antrean di sejumlah SPBU di Kabupaten Sumenep pada Selasa, 4 Agustus 2026. PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan pasokan Pertalite di Sumenap tetap terjaga. Ini bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat dengan memastikan penyaluran BBM, termasuk Pertalite bersubsidi, tetap berjalan optimal di seluruh wilayah operasional.
Pertamina memastikan pasokan Pertalite tetap disalurkan sesuai alokasi yang telah ditetapkan pemerintah. Antrean terjadi akibat meningkatnya konsumsi Pertalite pada waktu tertentu yang bertepatan dengan proses pengiriman pasokan menuju SPBU, sehingga terjadi jeda antara habisnya stok dengan kedatangan suplai berikutnya. Selama menunggu pasokan tiba, SPBU tetap melayani penjualan produk BBM nonsubsidi yang tersedia.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari ini 5 Agustus 2026 Anjlok Rp4.000 Per Gram, Saatnya Borong!
BACA JUGA:Pendaftaran Upacara HUT ke-81 RI di Istana Resmi Dibuka, Cek Syarat & Cara Daftar!
Sebagai langkah percepatan normalisasi distribusi, Pertamina mengoptimalkan penyaluran melalui mekanisme alih suplai dari Integrated Terminal (IT) Surabaya ke SPBU yang membutuhkan. Pertamina juga terus memantau permintaan dan ketersediaan stok di setiap SPBU serta mengevaluasi aspek pelayanan, termasuk memastikan informasi mengenai kondisi stok dapat disampaikan kepada masyarakat secara cepat, jelas, dan transparan.
SPBU di Kabupaten Sumenep telah beroperasi kembali secara normal. --
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, Ahad Rahedi mengatakan bahwa saat ini seluruh SPBU di Kabupaten Sumenep beroperasi normal dan penyaluran BBM berlangsung sebagaimana mestinya.
"Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan distribusi Pertalite agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Bersama seluruh lembaga penyalur, kami memastikan pelayanan di SPBU tetap berjalan dengan baik serta penyaluran BBM bersubsidi dilakukan sesuai ketentuan dan tepat sasaran. Kami juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan agar pasokan dapat dinikmati secara merata," ujar Ahad.
BACA JUGA:Serahkan LHP LK 2025, BPK Ingatkan 4 Kementerian WTP Bukan Tujuan Akhir
BACA JUGA:IHSG Dibuka Menguat Tipis, LQ45 Justru Melemah di Perdagangan Rabu
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. BBM bersubsidi diharapkan digunakan sesuai peruntukannya agar dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak. Untuk memperoleh informasi maupun menyampaikan keluhan terkait layanan dan penyaluran BBM, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 yang siap melayani selama 24 jam. (*)





