Lukas Luwarso: Prabowo Terlalu Menikmati Kursi Presiden

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Lukas Luwarso menilai Presiden Prabowo Subianto sangat menikmati posisinya sebagai kepala negara.

Menurut Lukas, Prabowo kini dikelilingi lingkaran loyalis yang selalu memujanya, bahkan bertepuk tangan atas pidato yang dianggap publik kurang bermutu.

"Jadi dia betul-betul menikmati sekarang menjadi presiden dikelilingi Yes Men, para loyalis yang akan memuja-muja bertepuk tangan. Kalo kita lihat di TV pidato Prabowo itu pidato yang tidak bermutu, tapi orang pada ketawa tepuk tangan. Nah itu kan ironis banget sebenarnya," ujarnya dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Rabu (5/8). 

Lukas menambahkan, dengan latar belakang keluarga intelektual, seharusnya Prabowo memiliki kemampuan berpikir lebih baik dibandingkan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

"Jadi ya kalau secara latar belakang mestinya begitu bahwa dia mestinya sih lebih punya kemampuan berpikir lebih baik ketimbang Jokowi," tandasnya.

Sebagai informasi, gaya pidato spontan Prabowo kerap menuai kritik karena menggunakan istilah umpatan atau sindiran tajam. Misalnya kata “ndasmu” saat merespons kritik kabinet gemuk di HUT ke-17 Gerindra, serta istilah “Londo Ireng” untuk menyentil pihak yang dianggap membela asing.

Gaya bicara tanpa teks ini dinilai berisiko menimbulkan blunder politik. Beberapa pernyataannya, seperti meminta orang yang merasa Indonesia suram untuk pindah negara, dianggap terlalu emosional.

Baca Juga: Internal Gerindra Bergejolak: Prabowo Dikhawatirkan Jadi Boneka Jokowi

Media seperti Tempo menilai pidato kerakyatan Prabowo sering kali berjarak atau kontradiktif dengan realitas kebijakan pemerintahannya. Namun bagi para pendukung, gaya tanpa teks justru menunjukkan karakter pemimpin yang jujur, tegas, berapi-api, dan tidak jaim.

Pihak Istana menegaskan fokus utama pidato Prabowo adalah membangun optimisme nasional, persatuan, kemandirian ekonomi, serta kedaulatan negara, bukan sekadar mempermasalahkan potongan kalimat atau diksi yang digunakan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Antam Hari Ini 5 Agustus 2026 Turun Lagi, Kini di Angka Rp2.599.000 per Gram
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Komoditas: Minyak Mentah Anjlok 5 Persen, CPO Naik 1,4 Persen
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Bisnis dan Ibadah Berjalan Seiring: Moorlife Terbangkan 100 Member untuk Umroh
• 1 jam laluerabaru.net
thumb
Purbaya Tantang Rating Global: Ekonomi RI Kokoh, Mereka Keliru!
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pajak Penjual Online dan Beban Diam-Diam yang Ditanggung Pedagang
• 37 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.