SURABAYA, 29 Juli 2026 – Sebanyak 100 member perusahaan direct selling Moorlife bertolak ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umroh pada 26 Juli 2026. Keberangkatan ini merupakan bagian dari program apresiasi Moorlife Mega Conference Umroh 2026 yang diberikan kepada para member berprestasi.
Rombongan yang terdiri dari para member dengan kinerja terbaik dalam membangun dan memperluas jaringan bisnis Moorlife di berbagai wilayah Indonesia ini dijadwalkan menjalani rangkaian ibadah selama lebih dari sepekan dan akan kembali ke tanah air pada 4 Agustus 2026. Manajemen Moorlife direncanakan turut menyambut kedatangan mereka sebagai bentuk apresiasi atas perjalanan ibadah yang telah dilalui.
Direktur Marketing Moorlife, Nurlaila Hidayati, yang hadir dalam prosesi pelepasan, menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta memperoleh umroh yang mabrur.
“Di Moorlife, kami selalu percaya bahwa bisnis bukan cuma soal angka penjualan. Bagi kami, kesuksesan sejati adalah saat kita bisa berjalan berdampingan dan menjadi bagian dari perjalanan ibadah para member. Program ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada para member yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan dan pertumbuhan Moorlife,” ujar Nurlaila Hidayati.
Lebih dari sekadar perjalanan ibadah, program ini menjadi momentum untuk merayakan pencapaian, mempererat hubungan antar member, serta menumbuhkan semangat baru untuk terus berkembang dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat. Hal ini juga menjadi bukti bahwa rutinitas menjalankan bisnis tetap mampu sejalan dengan aktivitas ibadah.
Moorlife merupakan produsen premium lifestyle houseware berbahan plastik berkualitas dengan sistem penjualan direct selling. Perusahaan ini mengedepankan inovasi, fungsi, dan desain modern dalam setiap produknya. Melalui sistem direct selling serta dukungan jaringan member yang tersebar di seluruh Indonesia, Moorlife tidak hanya memasarkan produk, tetapi juga membuka peluang usaha yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Keberangkatan sekitar 100 jamaah tersebut juga menjadi bukti bahwa eksistensi dan pertumbuhan bisnis premium lifestyle houseware dalam negeri masih berpotensi besar.





