Artis Sinetron Sali Irsalina Lapor Polisi Usai Diduga Dianiaya di Jaksel

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktris sinetron Sali Irsalina melaporkan dugaan tindak penganiayaan terhadap dirinya yang terjadi di kawasan Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Sabtu (1/8/2026) ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya laporan yang dibuat Sali Irsalina.

"Seorang perempuan berinisial SI (36) melaporkan dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan KB ke Polres Metro Jakarta Selatan. Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Sabtu (1/8/2026) di Jalan Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan," kata dia saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (5/8/2026).

Baca juga: Minta Putus dari Kekasih, Perempuan di Depok Malah Jadi Korban Penganiayaan

Kasus tersebut dilaporkan sebagai dugaan tindak pidana penganiayaan sesuai Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa peristiwa bermula dari adanya cekcok di dalam mobil.

"Korban kemudian diduga mengalami kekerasan fisik hingga mengalami luka lebam di mata kiri, hidung berdarah, luka lecet pada siku, serta memar di kepala," tutur Budhi.

Baca juga: Niat Resign, Pekerja Bank Keliling di Tangerang Malah Dianiaya dan Disekap Bosnya

Namun belum dijelaskan perihal hubungan Sali dan KB, terduga pelaku penganiayaan.

Ia menambahkan, pihak kepolisian telah menerima laporan Sali, menerbitkan surat pengantar pembuatan visum et repertum, serta mencatat hasil pembuatan visum et repertum sebagai barang bukti.

"Perkara kini masih dalam proses penyelidikan oleh Polres Metro Jakarta Selatan," tambah dia.

Untuk diketahui, dugaan penganiayaan terhadap Sali Irsalina viral di media sosial setelah akun instagram @viraljakartaselatan mengunggah informasi tersebut.

Baca juga: Penganiayaan dan Penyekapan Pacar di Bekasi, Kekerasan Berulang karena Cemburu

Dalam narasi unggahan tersebut, dituliskan bahwa Sali Irsalina menjadi korban penganiayaan seorang pria berinisial KB.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Insiden penganiayaan itu diklaim berawal dari adanya adu mulut di kawasan Jalan Tol Fatmawati, Jakarta Selatan, pada Sabtu (01/8/2026).

Kemudian, aksi pemukulan terjadi di dalam mobil dan penginjakan di jalanan yang baru berhenti setelah dilerai oleh petugas polisi lalu lintas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pekerja Migran RI Jadi Pejuang Devisa, Menteri P2MI Beri Bukti Ini
• 54 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Festival Budaya Kaluppini 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema “Merawat Warisan, Menghidupkan Pengetahuan”
• 21 jam laluharianfajar
thumb
BGN Copot 137 Kepala SPPG
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Kubu Febrie Adriansyah Siap Ajukan 2 Praperadilan, Kortastipidkor Polri Beri Respon Begini
• 17 jam lalunarasi.tv
thumb
Timnas Indonesia Berangkat ke Singapura Sore Ini: Asa Terakhir Lolos Semifinal Piala AFF 2026
• 54 menit lalubola.com
Berhasil disimpan.