Eks Ketua BEM FH UBK Diskors Usai Terima Rp 20 Juta untuk Demo, "Pelajaran untuk Saya..."

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno, Muhammad Abdimaludin alias Abdi, menerima sanksi dari kampusnya buntut keterlibatannya meneriima Rp 20 juta usai demonstrasi mahasiswa pada 15 Juni 2026.

Abdi pun mengaku menerima sanksi skorsing dua semester itu secara terbuka dan tak mempermasalahkannya sebagai konsekuensi atas tindakannya.

"Tanggapan saya pribadi ya, saya sangat menghormatilah atas sanksi yang dijatuhkan kepada saya sendiri. Tentunya tidak terlepas dari tanggung jawab moral saya dan tanggung jawab akademis saya, dan tanggung jawab kampus untuk memberikan sanksi kepada saya secara objektif," ujar Abdi saat dihubungi Kompas.com melalui panggilan telepon, Rabu (5/8/2026).

Baca juga: Perjalanan Kasus Eks Ketua BEM FH UBK, Terima Rp 20 Juta Saat Demo Berujung Skors 2 Semester

Ia juga telah menerima Surat Keputusan (SK) mengenai sanksi skorsing tersebut dari dekan fakultasnya pada 22 Juli 2026.

Ia menganggap sanksi ini sebagai momen untuk refleksi dan memperbaiki diri, termasuk dalam melakukan aktivisme.

"Nah untuk kasus tersebut yang saya hadapi ini, mungkin sebagai bentuk pelajaran saya untuk lebih baik ke depannya dan berproses lebih keras, lebih giat. Saya ucapkan terima kasih kepada kawan-kawan seperjuangan," kata Abdi.

Sanksi skorsing dua semester ini turut berdampak pada masa studi Abdi karena ia tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan perkuliahan atau akademik.

Pasalnya, ia saat ini sudah menginjak semester 8 dan sedang dalam tahap akhir perkuliahan yaitu menyusun skripsi. Namun, harus tertunda selama dua semester.

"Pokoknya dua semester ya, semenjak kemarin bulan Juni setelah itu (demo), saya sudah tidak boleh lagi berkegiatan akademik sampai sekarang," kata Abdi.

"Selama masa skorsing berlaku itu tidak diperbolehkan melakukan kegiatan akademik kayak mengikuti kuliah, bimbingan skripsi pun ditunda. Saya mau bimbingan skripsi pun tidak diperbolehkan," sambung dia.

Meski demikian, Abdi masih tetap mendapat dukungan dari keluarga. Sejumlah temannya pun masih memberikan dukungan moral.

"Kalau dari keluarga sendiri tentunya men-support dan memberikan edukasi yang baik, yang positif bagi saya sendiri," kata dia.

Baca juga: Abdi Eks Ketua BEM FH UBK Diskors 2 Semester Usai Terima Rp 20 Juta Saat Demo

Tetap aktif ikut diskusi

Di sisi lain, skorsing dari kegiatan akademik di kampus tidak membuat Abdi berhenti dan menarik diri dari kegiatan aktivisme mahasiswa.

Sehari-hari, ia menghabiskan waktu dengan membaca buku dan masih tetap mengikuti diskusi serta konsolidasi mahasiswa di luar UBK.

"Kegiatan sehari-hari ya lakukan aktivitas seperti biasa, ya baca buku, nonton berita, ya tetap lakukan diskusi di luar dari kampus saya sendiri, ikuti konsolidasi dari teman-teman kampus yang lain," tuturnya.

Sementara, BEM FH UBK yang sempat dibekukan setelah insiden penyuapan tersebut, masih belum aktif hingga saat ini.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Abdi pun menyampaikan pesan agar para mahasiswa UBK tetap solid dan melanjutkan aktivisme yang selama ini dijalankan bersama.

"Pesan saya sih kepada kawan-kawan UBK, karena memang dalam situasi demonstrasi itu rawan provokasi. Jadi saling jaga satu sama lain sesama mahasiswa, jangan terpancing provokatif karena memang itu bagian bentuk kerjaan oleh oligarki-oligarki untuk memecah belah pergerakan mahasiswa itu sendiri. Tetap solid," tutup Abdi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Apresiasi Peran Sufmi Dasco, AIA Kenang Perjalanan Gerindra di Sulsel dari Tak Diperhitungkan hingga Raih Lima Kursi DPR RI
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Hasil Persebaya Vs Arema di Semifinal Piala Presiden 2026: Bajul Ijo ke Final, Tantang Persib!
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Pemeran Pria Video Mesum Yank Uwes Yank Ditahan, Sang Perempuan Mundur dari Sekolah
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Orang Tua Histeris, Anak di Pinang Tangerang Tak Kunjung Pulang Usai Pamit Jajan di Warung
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemenhub Nilai Drone Jadi Solusi Angkutan Barang ke Pulau Kecil-Wilayah 3TP
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.