VIVA – Masa depan Mohamed Salah akhirnya menemukan kepastian. Setelah berpisah dengan Liverpool pada akhir musim lalu, bintang asal Mesir itu dikabarkan telah sepakat bergabung dengan klub raksasa Turki, Trabzonspor.
Menurut laporan yang beredar, Salah akan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun bersama klub yang musim lalu finis di posisi ketiga Liga Turki tersebut.
Keputusan ini sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai destinasi baru sang penyerang. Sebelumnya, Salah santer dikaitkan dengan sejumlah klub Arab Saudi yang siap memberikan kontrak bernilai fantastis. Namun, pada akhirnya pemain berusia 34 tahun itu memilih melanjutkan kariernya di kompetisi Turki.
Sebelum Trabzonspor muncul sebagai kandidat terdepan, Besiktas sempat disebut menjadi klub yang paling berpeluang mendapatkan tanda tangan eks bintang AS Roma tersebut. Namun, Besiktas memilih mundur karena tidak ingin merusak struktur gaji klub demi mendatangkan Salah.
Tak lama kemudian, Trabzonspor bergerak cepat dan mengonfirmasi bahwa mereka telah membuka negosiasi resmi dengan mantan pemain Liverpool tersebut.
Dalam pernyataan resminya, Trabzonspor mengungkapkan bahwa Mohamed Salah dijadwalkan tiba di Istanbul pada Rabu, 5 Agustus 2026, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Trabzon untuk merampungkan proses transfer.
"Pesepak bola profesional Mohamed Salah, yang telah memulai negosiasi transfer dengan kami, akan tiba di Terminal General Aviation Bandara Ataturk Istanbul pada Rabu, 5 Agustus pukul 12.00 waktu setempat," demikian pernyataan resmi Trabzonspor.
"Pemain dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Trabzon pada malam harinya. Jadwal penyambutan dan informasi lainnya akan diumumkan melalui kanal resmi klub."
Kepindahan ke Trabzonspor menjadi kesempatan bagi Salah untuk menghidupkan kembali performa terbaiknya.
Musim lalu menjadi salah satu periode paling sulit sepanjang kariernya di Inggris. Salah hanya mampu mencetak 12 gol, jumlah terendah sejak pertama kali merapat ke Premier League.
Penurunan performa itu membuatnya beberapa kali dicadangkan oleh pelatih Liverpool, Arne Slot. Hubungan keduanya pun dikabarkan sempat memanas hingga berujung perselisihan yang menjadi salah satu alasan perpisahan lebih cepat dari rencana awal.
Padahal, selama hampir satu dekade membela The Reds, Salah menjelma sebagai salah satu legenda klub.





