Jakarta, tvOnenews.com - Kekalahan telak Timnas Indonesia dari Vietnam pada laga keempat Grup A Piala AFF 2026 terus menjadi bahan perbincangan. Bahkan media Vietnam, The Thao 247 tak ragu untuk menyindir 11 pemain naturalisasi yang dimiliki oleh Timnas Indonesia.
Bermain di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (2/8/2026), skuad Garuda justru harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-3, hasil yang sekaligus mengguncang persaingan menuju babak semifinal.
Hasil tersebut terasa semakin menyakitkan karena Indonesia turun dengan kekuatan yang dipenuhi pemain naturalisasi.
Total ada 11 pemain berdarah campuran atau naturalisasi yang masuk daftar pertandingan, namun kehadiran mereka gagal membendung permainan efektif Vietnam racikan Kim Sang Sik.
"Meskipun memiliki 11 pemain keturunan asing dalam daftar skuad mereka, Garuda menderita kekalahan telak melawan lawan yang sebelumnya mereka kalahkan 3-0 di kualifikasi Piala Dunia 2026," tulis laporan The Thao 247 dikutip Rabu (5/8/2026).
Pada laga AFF Cup 2026, Indonesia mendaftarkan Jordi Amat, Shayne Pattynama, Eliano Reijnders, Thom Haye, Ivar Jenner, Marc Klok, Ragnar Oratmangoen, Tim Geypens, Jens Raven, Mitchell Baker, dan Sandy Walsh.
Dari jumlah tersebut, tujuh pemain tampil sebagai starter, dua masuk dari bangku cadangan, sedangkan Sandy Walsh tidak dimainkan.
"Perbedaan antara dua pertemuan dengan Vietnam terletak pada hasilnya, meskipun Indonesia memiliki skuad naturalisasi yang jauh lebih besar," lanjut laporan tersebut.
Namun dominasi nama-nama besar tersebut tidak mampu mengubah jalannya pertandingan. Vietnam justru tampil jauh lebih efektif dengan pressing agresif, organisasi pertahanan yang rapi, serta serangan balik cepat yang membuat lini belakang Indonesia kesulitan sepanjang laga.
Dua pemain yang paling disorot adalah Thom Haye dan Mitchell Baker. Thom Haye datang dengan status sebagai pemuncak daftar assist sementara AFF Cup 2026 setelah mengoleksi tiga assist, sedangkan Mitchell Baker sebelumnya menjadi top skor sementara turnamen berkat empat gol yang membuatnya dijuluki sebagai striker mematikan.
"Haye memimpin daftar assist di Piala AFF 2026 dengan 3 assist, sementara Baker, yang dipuji media sebagai "pembunuh" dan "penyerang super," memiliki tinggi 1,9 6m dan juga memimpin perlombaan Golden Boot dengan 4 gol. Namun, keduanya benar-benar bungkam melawan pertahanan solid Timnas Vietnam," tulis laporan tersebut.



