Sebuah kelurahan di Kabupaten Tangerang, memiliki nama yang unik, yaitu Bencongan. Ada warga yang kaget mengetahui daerah yang ditinggalinya bernama Bencongan.
Salah seorang warga, Mahmud (46) mengaku sempat kaget dengan nama Bencongan. Mahmud merupakan pendatang dari Jakarta Pusat dan pindah ke Bencongan usai dirinya mulai bekerja di kawasan Karawaci, Tangerang pada 2013.
"Saya sebelum itu, saya asli Jakarta, Jakpus, habis itu saya pindah Karawaci, saya tahunya ini deket Karawaci aja, Kelapa Dua," kata Mahmud saat ditemui di kawasan Bencongan, Rabu (5/8/2026).
Setelah mengetahui nama daerah yang ditinggalinya bernama Bencongan, Mahmud mengaku kaget. Dia kaget lantaran Bencongan mirip dengan kata 'bencong' atau banci.
"Kaget gitu, sebelumnya tahunya kan bencong, bencong tuh laki yang ngondek gitu Bang, banci. Cuman katanya kan ini dari dulu udah dibilang nama daerah Bencongan sebelum 'bencong' ada juga," katanya.
Kelurahan Bencongan ini terletak di Kecamatan Kelapa Dua. Kawasan ini dikenal karena menjadi salah satu lokasi proyek perumahan alias Perumnas pada era Orde Baru. Selain itu, Bencongan dikenal karena ada makam keramat yang sering didatangi.
Mahmud bercerita jika salah satu temannya di Jakarta sempat kaget mengetahui dirinya tinggal di daerah bernama Bencongan. Mahmud kemudian menjelaskan pada temannya jika nama Bencongan sudah ada sejak dulu.
"Pada kaget, temen saya, pas saya bilang saya Tangerang Kelapa Dua-nya di daerah Bencongan, dia bilang 'Hah, bencong?' ya saya bilang Bencongan, 'Gua kira bencong' katanya, gitu. Ya saya jawab aja dari sononya udah namanya Bencongan, gua bilang gitu. Ya kan emang dari dulu ya bang namanya Bencongan kita bisa apa?" katanya.
Sementara itu, warga bernama Anas (50) menyebut jika nama Bencongan sudah ada sejak lama. Dia mengaku sudah berada di Bencongan sejak lahir.
"Dari lahir udah di sini saya. Dari kecil juga namanya udah Bencongan," kata Anas.
Anas menjelaskan ada dua asal usul nama Bencongan yang dia ketahui. Pertama, berasal dari istilah 'mencong' yang artinya jalan berkelok, yang kedua, dari kisah seorang tokoh keturunan Tionghoa yang terkenal dermawan bernama Ben Cong An .
"Katanya itu gara-gara jalan sini kan belok-belok tuh, Ah bahasa sini itu namanya mencong jalannya. Nah mungkin dari situ nama Bencongan itu. Sama ada juga yang bilang dulu di sini ada orang baik, orang China dia, katanya namanya Pak Ben Cong An. Nah katanya namanya dari situ juga. Makanya ada yang bilang juga Pabencongan," katanya.
(dek/dek)





