Sah, Chandra Asri (TPIA) Tingkatkan Free Float Saham Jadi 25,7 Persen

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

tiga pemegang saham utama Chandra Asri Group, yaitu Barito Pacific, SCGC, dan Thai Oil, secara kolektif masih menguasai sekitar 74,3 persen saham Perseroan.

Sah, Chandra Asri (TPIA) Tingkatkan Free Float Saham Jadi 25,7 Persen (foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengonfirmasi aksinya dalam meningkatkan porsi saham beredar di publik (free float) dari semula sebesar 10,9 persen, kini menjadi 25,7 persen. 

Langkah penambahan porsi saham tersebut sengaja dilakukan guna menjaga keseimbangan struktur kepemilikan saham (shareholding rebalancing) Perseroan.

Baca Juga:
Transformasi Chandra Asri (TPIA) Diyakini Dongkrak Nilai Jangka Panjang

"Kami meningkatkan free float kami menjadi 25,7 persen, sehingga meningkatkan likuiditas pasar dan memperluas akses kami ke investor domestik maupun internasional atas saham kami," ujar Direktur Kuangan TPIA, Andre Khor, dalam keterangan resminya melalui paparan publik secara virtual, Selasa (4/8/2026).

Menurut Andre, porsi free float sebesar 25,7 persen tersebut telah berada di atas batas minimum 15 persen yang telah ditetapkan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Baca Juga:
Laba TPIA Susut 77 Persen di Semester I, Pendapatan Tembus USD5,3 Miliar

Selain itu, porsi tersebut juga sekaligus melampaui target 20 persen yang menjadi acuan pengelolaan indeks MSCI.

Bahkan, capaian tersebut juga telah melewati ambang 25 persen yang menjadi salah satu threshold untuk potensi inklusi penuh (full inclusion) dalam indeks MSCI.

Baca Juga:
IHSG Diperkirakan Masih Terkoreksi di Rentang 6.074-6.107, Cek Analisa Saham ADMR-TPIA

"Ini berarti Chandra Asri telah melampaui sekadar memenuhi persyaratan minimum, kami sekarang diposisikan pada tingkat yang mendukung kelayakan indeks yang lebih luas, investor domestik dan internasional dengan likuiditas pasar yang meningkat, sehingga memperkuat daya tarik Grup Chandra Asri sebagai perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia," ujar Andre.

Andre juga menjelaskan bahwa rebalancing kepemilikan saham tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi alokasi modal yang lebih luas.

Dalam proses tersebut, pemegang saham pengendali SCGC tetap mempertahankan kepemilikan mayoritas sebesar 57,1 persen, sehingga tidak terjadi perubahan dalam struktur pengendalian perusahaan.

"Satu poin mendasar adalah bahwa tidak ada perubahan pada kendali grup kami, pada tata kelola grup kami, strategi manajemen, atau bahkan operasi sehari-hari," ujar Andre.

Selain itu, tiga pemegang saham utama Chandra Asri Group, yaitu Barito Pacific, SCGC, dan Thai Oil, secara kolektif masih menguasai sekitar 74,3 persen saham Perseroan.

"Ini memberi kami fondasi pasar modal yang lebih kuat saat kami terus mengeksekusi strategi pertumbuhan jangka panjang kami di domain energi, kimia, dan infrastruktur," ujar Andre.

(taufan sukma)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Avtur Pertamina di Agustus 2026 Turun, Ini Daftarnya
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Nadiem Soroti Perbedaan Perlakuan dengan Eks Jampidsus Febrie: Kami Diborgol, Dilarang Doorstop
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Rumor Pemecatan Kembali Memanas, KTM Tech3 Tunjuk Pol Espargaro Sebagai Pengganti Maverick Vinales di MotoGP Inggris 2026
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Purbaya Ambil Alih Utang Kereta Cepat Whoosh, Siapkan SMV dan Jamin Tak Bebani APBN
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan di Jayapura, Wamendagri Ribka Haluk Pastikan Pemerintah Turun Langsung
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.