HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KBPLH), Moh. Jumhur Hidayat, menilai pembenahan TPA Tamangapa, Kecamatan Manggala, tidak hanya terlihat dari penutupan timbunan sampah, tetapi juga melalui penguatan sistem pengelolaan lingkungan dan pemanfaatan energi terbarukan.
Dalam kunjungannya, Rabu (5/8/2026), Jumhur meninjau rumah-rumah warga yang telah memanfaatkan gas metan hasil timbunan sampah sebagai sumber energi. Ia juga melihat langsung sistem pengelolaan kolam lindi yang menjadi bagian penting dalam pengendalian dampak lingkungan di kawasan TPA.
Meski memberikan apresiasi terhadap progres pembenahan, Jumhur menekankan pentingnya pembangunan sistem blocking agar air lindi tidak menyebar ke lingkungan saat musim hujan dan langsung dialirkan ke fasilitas pengolahan yang telah disiapkan.
“Pertama, dilakukan semacam blocking supaya kalau ada hujan, air lindinya tidak menyebar, tetapi langsung masuk ke sistem pengelolaan yang sudah dipersiapkan,” jelasnya.
Jumhur juga memberikan apresiasi terhadap pemanfaatan gas metan yang telah disalurkan ke sejumlah rumah warga di sekitar TPA.
Menurutnya, inovasi tersebut tidak hanya mengurangi emisi gas buang dari timbunan sampah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Sudah ada gas metan yang dimanfaatkan. Tadi kelihatan di beberapa tempat sudah disalurkan ke perumahan, dan alhamdulillah bisa mengurangi beban masyarakat karena dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi,” ungkapnya.
Lebih jauh, Jumhur menjelaskan bahwa penyempurnaan TPA Tamangapa tidak hanya ditujukan untuk menyelesaikan persoalan sampah saat ini. Dalam jangka panjang, kawasan tersebut memiliki potensi dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau atau fungsi publik lainnya setelah proses stabilisasi timbunan sampah selesai.
“Dalam beberapa tahun ke depan, timbunannya akan terus mengendap. Nantinya kawasan ini bisa dimanfaatkan menjadi hutan, taman, bahkan di beberapa tempat di dunia bekas TPA bisa menjadi lapangan golf,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan Pemerintah Kota Makassar akan terus menyempurnakan pembenahan TPA Tamangapa sesuai arahan dan pendampingan dari Kementerian Lingkungan Hidup.
“Tentu kami akan terus menyempurnakan seluruh proses yang telah dilakukan di bawah bimbingan Kementerian Lingkungan Hidup untuk memastikan seluruh sistem pengelolaan di TPA berjalan sesuai aturan dan tidak lagi menimbulkan pencemaran lingkungan,” kata Munafri.
Ia menambahkan, keberhasilan pembenahan TPA Tamangapa membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan agar pengelolaan sampah di Makassar semakin modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
“Kami berharap kerja sama semua pihak terus terjalin agar TPA ini semakin baik dan pengelolaannya semakin sempurna ke depan,” tutupnya. (*/)





