Gubernur Sumut bawa anggota DPRD lihat langsung pembangunan di Nias

antaranews.com
12 jam lalu
Cover Berita
Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution membawa sejumlah anggota DPRD Sumut melihat langsung, dan sekaligus mengawasi pelaksanaan program pembangunan di Kepulauan Nias.

"Bukan memboyong, tapi mereka (anggota DPRD Sumut, red) ingin menemani saya. Kemarin mereka bertanya apa saja yang dilakukan selama berkantor di Nias," ucap Bobby di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Rabu.

Gubernur mengatakan, kehadiran anggota DPRD Sumut ini merupakan bagian dari semangat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif untuk mempercepat pembangunan daerah.

Tercatat, tujuh anggota DPRD Sumut mendampingi Gubernur Sumatera Utara berkantor di Nias, di antaranya Ketua Komisi D DPRD Sumut Timbul Jaya Hamonangan Sibarani, dan Sekretaris Komisi D DPRD Sumut Defri Noval Pasaribu.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution kembali menjalankan program berkantor di Kepulauan Nias selama lima hari mulai 5 hingga 9 Agustus 2026 setelah sebelumnya pada 15 sampai 20 Juli 2026.

"Walaupun sudah saya sampaikan, mereka ingin melihat langsung di lapangan. Makanya, kita bawa mereka melihat bersama-sama. Mereka juga bisa mengawasi kerja kita di lapangan, dan kami siap diawasi. Inilah semangat kolaborasi," tegas Bobby.

Baca juga: Gubernur Sumut kembali berkantor di Nias guna percepat pembangunan

Ketua Komisi D DPRD Sumut Timbul Jaya Hamonangan Sibarani mengapresiasi langkah langkah Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution kembali berkantor di Kepulauan Nias.

Menurutnya, program berkantor di Kepulauan Nias ini menjadi terobosan yang belum pernah dilakukan oleh Gubernur Sumatera Utara sebelumnya.

"Ini Gubernur pertama berkantor di Nias. Selama ini hanya kunjungan biasa. Kami apresiasi semangat Gubernur membangun daerah tertinggal, seperti Nias dan Sipiongot. Ini harus kita akui, dan kami akan terus mendukung," jelas Timbul.

Sekretaris Komisi D DPRD Sumut Defri Noval Pasaribu menilai, program berkantor di Kepulauan Nias ini menjadi cara pemerintah provinsi lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memahami langsung persoalan yang dihadapi daerah.

Kehadiran Gubernur Sumatera Utara di lapangan, lanjut dia, memungkinkan berbagai persoalan mulai infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga sektor lainnya ditangani lebih cepat.

Baca juga: Gubernur Sumut ajak generasi muda gelorakan semangat juang '45

"Ini model baru yang dilakukan oleh Gubernur agar lebih dekat dengan masyarakat. Gubernur ingin memangkas ketertinggalan Kepulauan Nias, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran pemerintah provinsi," kata Defri.

Ia menilai kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumut dan DPRD Sumut menjadi faktor penting dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pihaknya juga memastikan, DPRD Sumut terus mendukung program-program yang berdampak peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti pendidikan gratis bagi siswa SMA dan SMK.

"Program tersebut diharapkan dapat diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara seiring membaiknya kondisi keuangan daerah," tutur Defri.

Baca juga: Siswi SD peraih emas olimpiade Asia diganjar rumah oleh Gubernur Sumut


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dikira Begal, 2 Santri di Karawang Dianiaya Anggota Linmas hingga Luka Serius | SAPA MALAM
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Korlantas: Korban Meninggal Kecelakaan Lalu Lintas Turun 22,9%
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Hadapi El Nino, Pemprov Jakarta Siapkan Hujan Buatan 1-2 Kali dalam Seminggu
• 5 jam laludisway.id
thumb
Pertemuan ACCSM ke-23 di Kamboja Bahas Percepatan Inovasi untuk Tingkatkan Layanan Publik ASEAN
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Misteri Kematian Sutrimo, Sempat Gelisah dan Dikasih Rp5 Juta oleh Pria Misterius Sebelum Tewas
• 14 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.