Angka Pengangguran Banten Jadi 408 Ribu Orang, Disnakertrans Usul Waktu Sensus BPS Dievaluasi

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

SERANG, DISWAY.ID-- Jumlah pengangguran di Provinsi Banten mencatatkan penurunan pada periode Mei 2026.

Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, sebanyak 408 ribu warga Banten tercatat belum memiliki pekerjaan.

Angka tersebut berkurang sekitar 3 ribu orang dibandingkan data Februari 2026 yang sempat menyentuh 411 ribu orang.

BACA JUGA:Aktor China Cheng Lei Gelar Fan Meeting di Jakarta 12 September 2026, Siap Sapa C-Drama Lovers!

Kendati menunjukkan tren membaik, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengusulkan agar jadwal pelaksanaan survei ketenagakerjaan oleh BPS dievaluasi.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Septo Kalnadi menilai, pelaksanaan Sakernas yang berdekatan dengan momen kelulusan sekolah dan perguruan tinggi berpotensi mendongkrak potret angka pengangguran secara statistik.

"Ya tiap ada hasil sensus, angka partisipasi kerja atau pengangguran Banten memang selalu terlihatnya banyak. Ya karena menurut saya pelaksanaan waktu sensusnya yang tidak sesuai," ujar Septo, Rabu (5/8/2026).

Septo menyarankan agar sensus tidak dilakukan tepat pada masa kelulusan, di mana para fresh graduate baru saja memasuki pasar kerja dan mayoritas belum mendapatkan pekerjaan.

"Coba kalau saya boleh usul, pelaksanaan waktu sensus itu jangan dilakukan pada saat waktu kelulusan sekolah. Ya namanya orang baru lulus sekolah, disensus, ditanya sudah punya pekerjaan belum? Ya (jawabannya) pasti belum, makanya angka pengangguran kita kelihatannya tinggi," tegasnya.

BACA JUGA:Gempa M5,2 Guncang Pangandaran, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Tingkat Pengangguran Terbuka di Banten Turun ke 6,48 Persen

Data BPS menunjukkan jumlah penduduk usia kerja di Banten per Mei 2026 mencapai 9,62 juta orang, atau naik 28 ribu orang dari Februari 2026. Angkatan kerja juga meningkat dari 6,24 juta menjadi 6,29 juta orang.

Di sisi lain, jumlah warga yang bekerja naik dari 5,83 juta menjadi 5,88 juta orang. Hal ini mendorong Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Banten melandai dari 6,59 persen pada Februari 2026 menjadi 6,48 persen pada Mei 2026.

Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Banten Adam Sofian menyampaikan bahwa kondisi ketenagakerjaan di Banten secara umum berada di jalur positif seiring meningkatnya Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) menjadi 65,39 persen.

"Penduduk yang bekerja meningkat 57 ribu orang menjadi 5,88 juta orang. Sedangkan yang menganggur menurun sekitar 3 ribu orang menjadi 408 ribu orang," jelas Adam.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Isu Kerusuhan Besar Agustus, JK: Sampaikan Pendapat Boleh Asal Jangan Merusak
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
ASDP Mulai Sterilisasi Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, Pengunjung Kini Diperiksa Ketat
• 33 menit lalurepublika.co.id
thumb
Pemerintah Lakukan Investigasi Soal Makalah yang Usulkan MBG Dapat Nobel Perdamaian
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Maroon 5 akan Kembali Sapa Penggemar Indonesia, Ini Jadwalnya
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
3 Anggota Ormas di Surabaya Ditangkap Terkait Kasus Penyerobotan Ruko
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.