Konsumsi Alpukat Setiap Hari Berpotensi Meningkatkan Kesehatan Jantung pada Orang Dewasa dengan Obesitas

pantau.com
6 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Lipidology menemukan bahwa mengonsumsi satu buah alpukat setiap hari berpotensi mendukung kesehatan jantung dengan memperbaiki karakteristik partikel kolesterol yang berkaitan dengan risiko penyakit kardiovaskular, terutama pada orang dewasa dengan obesitas.

Temuan tersebut dikutip dari laporan Medical Daily yang terbit pada Selasa (4/8).

Hasil Penelitian Tunjukkan Perubahan Partikel LDL

Penelitian melibatkan orang dewasa dengan obesitas yang mengonsumsi satu buah alpukat setiap hari.

Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan yang menguntungkan pada karakteristik partikel lipoprotein densitas rendah (LDL).

Peserta penelitian mengalami peningkatan kualitas partikel LDL, termasuk berkurangnya partikel LDL yang kecil dan padat.

Para peneliti menilai perubahan karakteristik partikel LDL tersebut dapat berkontribusi terhadap kesehatan kardiovaskular yang lebih baik.

Penelitian juga menemukan perubahan positif pada metabolisme lipid yang berpotensi membantu mengurangi perkembangan aterosklerosis seiring waktu.

Para peneliti menjelaskan bahwa meskipun LDL sering disebut sebagai "kolesterol jahat," ukuran dan jumlah partikel LDL juga memengaruhi risiko penyakit kardiovaskular.

Partikel LDL yang kecil dan padat dianggap lebih berpotensi menyebabkan pembentukan plak di arteri dibandingkan partikel LDL yang lebih besar.

Alpukat Bukan Pengobatan Tunggal Penyakit Jantung

Para peneliti menegaskan bahwa alpukat bukan merupakan pengobatan tunggal untuk penyakit jantung.

Mereka menekankan bahwa alpukat sebaiknya dipandang sebagai bagian dari pola makan sehat untuk jantung secara keseluruhan, bukan sebagai "makanan super" tunggal.

Temuan penelitian ini didasarkan pada penelitian sebelumnya yang mengaitkan pola makan kaya lemak tak jenuh, serat, dan nutrisi nabati dengan hasil kesehatan kardiovaskular yang lebih baik.

Studi tersebut juga memberikan wawasan bahwa mengganti makanan yang kurang bergizi dengan alpukat dapat memberikan dampak positif terhadap metabolisme kolesterol.

Manfaat tersebut dinilai sangat relevan bagi orang dewasa dengan obesitas karena kondisi tersebut sering dikaitkan dengan metabolisme kolesterol yang tidak normal, resistensi insulin, serta peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.

Para peneliti mengingatkan bahwa penelitian ini tidak membuktikan konsumsi alpukat saja dapat mencegah penyakit jantung.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa memasukkan alpukat ke dalam pola makan sehat secara keseluruhan dapat meningkatkan biomarker yang berkaitan dengan risiko penyakit kardiovaskular.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MPR Gelar Rapat Gabungan, Bahas Sidang Tahunan hingga Penyusunan PPHN
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
WFP: Penduduk Rawan Pangan Akut Bisa Tembus 274 Juta Terdongkrak El Nino
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
KSP jelaskan alasan KDMP dibangun di kaki gunung Ciremai
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
3 Rekomendasi Drakor yang Dibintangi Ryu Jun Yeol Selain Mousetrap, Pernah Jadi Pria Cuek dan Ketus
• 3 jam lalugrid.id
thumb
BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku Dorong Pemanfaatan JHT untuk Modal Usaha Produktif
• 19 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.