Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Rabu, 5 Agustus 2026, terpantau menjadi perhatian para pembaca Metrotvnews.com. Berita itu mulai dari pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang membantah gaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak mencapai Rp16 juta per bulan hingga penerapan pajak e-commerce ditunda.
Berikut rangkuman berita selengkapnya:
1. Gaji Manajer Kopdes Tak Sampai Rp16 Juta, Purbaya: Disesuaikan dengan UMP
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah kabar yang menyebut gaji manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih mencapai Rp16 juta per bulan. Menurut dia, angka tersebut terlalu besar dan belum disetujui pemerintah.
Baca berita selengkapnya di sini.
2. Menkeu Purbaya Tunda Penerapan Pajak E-Commerce Demi Jaga Daya Beli
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menunda penerapan kebijakan pemungutan pajak atas transaksi e-commerce domestik yang sebelumnya dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Agustus 2026. Keputusan tersebut diambil sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi perhatian pemerintah.
Baca berita selengkapnya di sini.
3. Menkeu Purbaya Curhat Jadi Menteri Paling Tidak Beruntung di Dunia
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berseloroh menyebut dirinya sebagai menteri keuangan paling tidak beruntung di dunia. Pernyataan tersebut ia sampaikan saat bertemu dengan para petinggi Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia pada April lalu.
Baca berita selengkapnya di sini.
Baca Juga :
Bursa Asia Menguat hingga Harga Minyak Berbalik Naik Tipis usai Anjlok 5%4. OJK Catat Pembiayaan Pinjol Tumbuh 25,88% Jadi Rp105,14 Triliun
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat outstanding pembiayaan industri pinjaman daring (pindar) atau pinjaman online (pinjol) mencapai Rp105,14 triliun pada Juni 2026. Nilai tersebut tumbuh 25,88 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca berita selengkapnya di sini.
5. BPS: Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Berkurang 430 Ribu Orang
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat kemiskinan Indonesia pada Maret 2026 turun menjadi 8,07 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan posisi September 2025 yang sebesar 8,25 persen.
Baca berita selengkapnya di sini.




