Depok, ERANASIONAL.COM – Penyidik Polda Metro Jaya mengungkap temuan baru dalam penyelidikan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51).
Dari hasil pemeriksaan telepon genggam milik tersangka Saepullah alias SA alias S, polisi menemukan bahwa tersangka diduga menjadi anggota sebuah grup komunitas gay.
Temuan tersebut diperoleh setelah penyidik melakukan analisis terhadap barang bukti digital milik tersangka. Hasil analisis kemudian dicocokkan dengan keterangan sejumlah saksi yang telah diperiksa selama proses penyidikan.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wira Satya Triputra mengatakan, penyidik masih mendalami keterkaitan temuan tersebut dengan hubungan antara tersangka dan korban.
“Di handphone tersangka ditemukan bahwa yang bersangkutan tergabung dalam sebuah grup komunitas gay. Temuan ini menjadi salah satu bagian yang kami dalami untuk mengungkap secara utuh latar belakang hubungan antara korban dan pelaku,” ujar Wira.
Meski demikian, polisi menegaskan bahwa temuan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai motif utama pembunuhan. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti, termasuk hasil pemeriksaan digital forensik dan keterangan para saksi.
Sejauh ini, penyidik menduga pembunuhan terhadap Kunaefi telah direncanakan. Dugaan itu didasarkan pada rangkaian tindakan tersangka sebelum menghabisi nyawa korban hingga memutilasi jasadnya untuk menghilangkan jejak.
Kasus ini bermula saat potongan tubuh korban ditemukan di sejumlah lokasi di wilayah Depok. Setelah melakukan penyelidikan intensif, polisi menangkap Saepullah yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Penyidik masih terus melengkapi berkas perkara, termasuk mendalami hubungan pribadi antara korban dan tersangka, motif pembunuhan, serta seluruh aktivitas digital yang ditemukan dalam perangkat elektronik milik pelaku. Polisi menegaskan seluruh fakta yang terungkap akan diuji melalui proses pembuktian dalam penyidikan hingga persidangan. []




