Ekonomi RI Masuk Top 3 G20, Pariwisata Jadi Andalan Semester II

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menilai kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah perlambatan ekonomi global.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi nasional masih jauh di atas rata-rata dunia serta masuk posisi tiga besar (top 3) di antara negara-negara ASEAN maupun anggota G20.

Menurut Airlangga, ekonomi global saat ini hanya tumbuh sekitar 3 persen, sementara Indonesia mampu mencatatkan pertumbuhan 5,29 persen pada kuartal II 2026. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi sepanjang semester I 2026 mencapai 5,45 persen.

"Yang penting sekarang pemerintah terus fokus bekerja untuk semester kedua,” kata Airlangga kepada wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (6/8).

Untuk menjaga momentum tersebut, pemerintah akan tetap mengandalkan investasi sebagai motor utama. Selain itu, sektor pariwisata menjadi fokus prioritas karena dinilai memiliki potensi besar mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara cepat (low hanging fruit).

Airlangga mengungkapkan pertumbuhan ekonomi di kawasan Bali dan Nusa Tenggara bahkan telah melampaui rata-rata nasional berkat menggeliatnya kembali aktivitas pariwisata.

“Kuartal selanjutnya tentu investasi tetap kita dorong, kemudian industri yang terkait dengan pariwisata terus kita genjot. Nusa Tenggara dan Bali itu tumbuh di atas pertumbuhan nasional, sehingga sektor pariwisata terbukti bisa menggeliat dan kita jadikan low hanging fruit,” jelasnya.

Rute Penerbangan Langsung Phuket-Bali Segera Dibuka

Sebagai upaya mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara, pemerintah mendorong perluasan konektivitas udara dengan Thailand. Airlangga menyebut Indonesia telah menjajaki peningkatan kerja sama pariwisata, mengingat porsi wisatawan ke Thailand saat ini mencapai 38 juta orang, sementara Indonesia sekitar 16 juta orang.

Ia memastikan bakal dibuka rute penerbangan langsung (direct flight) dari Phuket menuju Bali, serta tambahan rute dari Bangkok melalui maskapai TransNusa.

“Kemarin saat bertemu Perdana Menteri Thailand, kita meminta peningkatan kerja sama. Nanti ada direct flight langsung dari Phuket ke Bali atau tambahan dari Bangkok dengan maskapai TransNusa. Sehingga hubungan turisme kedua negara bisa meningkat,” ujar Airlangga.

Soroti Capaian Ekonomi Jelang HUT ke-81 RI

Airlangga juga memaparkan sejumlah indikator makro yang menjadi modal kuat Indonesia menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Menurutnya, dalam tujuh tahun terakhir pertumbuhan ekonomi nasional konsisten berada di kisaran 5 persen.

Selain pertumbuhan semester I yang mencapai 5,45 persen, inflasi juga terjaga di level 2,88 persen, diiringi peningkatan jumlah penduduk bekerja, realisasi investasi yang naik, serta kinerja ekspor yang tetap positif.

Di sisi lain, cadangan devisa nasional dinilai masih sangat memadai untuk menopang kebutuhan impor hingga 5,5 bulan. Sementara itu, tingkat defisit fiskal dan rasio utang terhadap PDB (debt-to-GDP ratio) tergolong rendah dibandingkan banyak negara berkembang maupun negara kawasan.

Airlangga juga menilai koreksi yang terjadi di pasar saham/IHSG merupakan penyesuaian wajar di industri keuangan. Mengenai investasi, pemerataan antarwilayah kian berimbang dengan porsi sekitar 50 persen mengalir ke Pulau Jawa dan 50 persen sisanya tersebar di luar Jawa.

“Pemerintah terus memperkuat hilirisasi industri serta memperluas akses pasar ekspor melalui berbagai perjanjian internasional, baik dengan Uni Eropa, Amerika Serikat, ASEAN, China, Jepang, Korea Selatan, hingga Australia. Oleh karena itu, optimisme perlu terus kita dorong,” kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mensesneg Bantah Isu Istana Kirim Surpres Penggantian Kapolri: Tidak Ada
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Menelusuri Fashion Exhibition Ivan Gunawan Nusanova 2.0 Sekar Jagat
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Umuh Muchtar Bersyukur atas Perkembangan Para Penggawa Persib Bandung di Ajang Piala Presiden
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Kabel Semrawut di Periuk Tangerang, Ada yang Menjuntai hingga Sentuh Jalan
• 7 jam lalukompas.com
thumb
BULOG Perluas Distribusi Beras Premium ke Retail Modern, Stok Nasional Capai 5,3 Juta Ton
• 13 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.